DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | RELASI KUASA DALAM HUBUNGAN TANPA STATUS: PEREMPUAN SEBAGAI KORBAN DARI RELASI SOSIAL SELAIN BERPACARAN | |
| PENGARANG | : | HAIRINA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-07-14 |
RelasiKuasaDalamHubunganTanpaStatus:PerempuanSebagai Korban Dari Relasi Sosial Selain Berpacaran.
Skripsi.2026.ProgramStudiSosiologi,FakultasIlmuSosialdanIlmuPolitik, Universitas Lambung Mangkurat.
Hairina.
Perempuan yang terlibat dalam hubungan tanpa status sering kali menghadapi relasi yang penuh ketidaksetaraan dan ketidakpastian emosional. Dalam situasi ini, mereka cenderung ditempatkan pada posisi yanglebihrendahkarenanorma-normagenderdandinamikakekuasaanyang memberi laki-laki kendali atas arah serta kejelasan hubungan. Penelitian ini mencoba menggali pengalaman perempuan saat menjalani hubungan semacam itu, sambil menjelaskan alasan di balik posisi subordinat mereka. Penelitianinimenggunakanpendekatankualitatifdenganmetodedeskriptif, di manadatadiperolehlewatwawancaramendalam kepadatujuhperempuan yang pernah mengalami hubungan tanpa status. Data tersebut kemudian dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola, makna, dan relasi kekuasaan dalam cerita mereka.
Temuanpenelitianmengungkapkanbahwahubungantanpastatusjustru memperkuat ketimpangan kekuasaan, dengan perempuan sering kali terjebak dalam sikap menanti kejelasan, menghadapi batasan-batasan perilaku,tekananemosionalyang berat,kerugianmateri,bahkaneksploitasi seksual. Ketidakjelasan status ini memungkinkan laki-laki untuk menghindari tanggung jawab emosional, sementara perempuan terus mempertahankan kedekatan dengan harapan suatu komitmen akan datang. Darihasilini,terlihatbahwahubungantanpastatusbukanlahsekadarpilihan pribadi, melainkan bagian dari praktik relasional yang terpengaruh oleh struktur patriarki. Melalui lensa feminisme radikal Kate Millett, relasi intim seperti ini menjadi arena di mana dominasi laki-laki dan subordinasi perempuan terus dipertahankan, bahkan tanpa adanya ikatan formal yang mengikat.
Kata kunci: Hubungan tanpa status (HTS); pengalaman perempuan; ketimpangan gender; relasi intim; feminisme radikal
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI