DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | LUMPEN PROLETARIAT: REALITA KEHIDUPAN DAN KEDUDUKAN PEREMPUAN PELAYAN DI "WARUNG JABLAY" DALAM STRUKTUR KELAS | |
| PENGARANG | : | INDAH CAHYANI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-07-14 |
ABSTRAK
Lumpen Proletariat: Realita Kehidupan dan Kedudukan Perempuan Pelayan di “Warung Jablay” dalam Struktur Kelas
Skripsi. 2026. Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Lambung Mangkurat
Indah Cahyani
Penelitian ini bertujuan untuk memahami kontradiksi yang mendorong perempuan memilih bekerja sebagai pelayan di ‘warung jablay’ serta menggambarkan cara mereka menghadapi stigma masyarakat di Desa Sungai Lumbah, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala. Keberadaan ‘warung jablay’ yang berada di ruang sosial terbuka menyebab para perempuan pelayan kerap menerima pelabelan negatif, pengawasan sosial, dan penilaian moral dari masyarakat. Di sisi lain, pekerjaan tersebut menjadi sumber penghidupan di tengah keterbatasan ekonomi dan sempitnya akses pekerjaan formal.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap perempuan pelayan, pemilik warung, serta masyarakat sekitar. Analisis data dilakukan secara tematik dengan perspektif feminisme Marxis dan konsep lumpen proletariat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan perempuan sebagai pelayan ‘warung jablay’ berkaitan dengan tekanan ekonomi, redahnya pendidikan, keterbatasan akses kerja, dan tanggung jawab keluarga. Dalam kehidupan sehari-hari, mereka menghadapi stigma berupa stereotip negatif dan pengucilan sosial. Meskipun demikian, mereka tetap melakukan berbagai cara bertahan dengan menjaga perilaku, membatasi interaksi sosial, serta menegosiasikan identitas agar tetap diterima di lingkungan sosial.
Kata Kunci: Stigma, ‘Warung Jablay’.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI