DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Figur Ayah yang Hilang (Studi Fenomenologi pada Perempuan Dewasa Awal)
PENGARANG:NOOR ANISA SEPTIANA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-07-14


Fenomena fatherless akibat perceraian orang tua menjadi realitas sosial yang memengaruhi perkembangan psikososial perempuan dewasa awal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis dinamika psikososial dan pola kelekatan yang terbentuk pada perempuan dewasa awal akibat fatherless, serta menjelaskan dampaknya terhadap pengambilan keputusan hidup dan pembentukan hubungan interpersonal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, dengan subjek penelitian mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lambung Mangkurat yang mengalami kondisi fatherless. Sumber data terdiri dari data primer yang diperoleh melalui wawancara mendalam serta data sekunder berupa buku, artikel, dan literatur pendukung. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori attachment dan teori life course untuk memahami keterkaitan antara pengalaman dan perkembangan individu.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakhadiran figur ayah membentuk kecenderungan pola kelekatan tidak aman (insecure attachment) dalam bentuk anxious dan avoidant. Kondisi ini ditandai dengan kebutuhan afeksi yang tinggi serta kecenderungan menjaga jarak emosional dan menutup diri dalam hubungan, disertai perasaan kehilangan dan kekosongan emosional yang mendorong upaya untuk mandiri. Hal tersebut memengaruhi cara individu dalam membangun hubungan interpersonal dan mengambil keputusan hidup. Namun demikian, kelekatan yang lebih aman (secure attachment) tetap dapat terbentuk melalui dukungan dari ibu, saudara, dan lingkungan sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengalaman fatherless menghasilkan variasi pola kelekatan dan respon psikososial pada perempuan dewasa awal. Secara akademis, penelitian ini memperkaya kajian sosiologi keluarga, sedangkan secara praktis memberikan pemahaman mengenai pentingnya dukungan sosial dalam membantu individu menjaga stabilitas emosional.

Kata kunci: fatherless, pola kelekatan, perempuan dewasa awal


Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI