DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Peranan Modal Sosial Dalam Mendukung Pemberdayaan dan Keberlanjutan Pada Kelompok Tani Kuin Asri | |
| PENGARANG | : | ZAHWA FATIKA NABIELLA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-07-15 |
Keterbatasan lahan di kawasan perkotaan menjadi salah satu kendala dalam memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga. Pemerintah menghadirkan Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) dalam mengatasi tantangan ini. Kelompok Tani Kuin Asri menjadi satu-satunya kelompok yang masih aktif di Kecamatan Banjarmasin Barat, baik dari partisipasi anggota maupun pengelolaan program. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan Program P2L dalam pendekatan pemberdayaan masyarakat serta menganalisis peranan modal sosial dalam keberlanjutan praktik mandiri pasca Program P2L pada Kelompok Tani Kuin Asri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Landasan teori yang digunakan adalah konsep modal sosial oleh Robert D. Putnam yang mencakup unsur kepercayaan (trust), norma dan jaringan sosial (networking), serta pendekatan pemberdayaan masyarakat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Program P2L telah berjalan melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat yang meliputi pemungkinan, pengatan, perlindungan, penyokongan dan pemeliharaan. Keberlanjutan praktik mandiri pasca Program P2L didukung oleh modal sosial berupa kepercayaan anggota terhadap manfaat budidaya tanaman dan kepemimpinan ketua kelompok; norma kelompok diwujudkan melui gotong royong dan komunikasi antaranggota; serta jaringan sosial yang terbentuk secara horizontal antaranggota dan vertikal dengan penyuluh pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) dan CSR (PT Pertamina). Keberlanjutan praktik mandiri tercermin melalui inisiatif anggota dalam melakukan budidaya tanaman secara mandiri di rumah serta mengembangkan usaha penjualan bibit tanaman. Namun, pelaksanaan Program P2L masih menghadapi tantangan berupa keterbatsan lahan, pengembangan inovasi yang masih didominasi ketua kelompok, serta pendampingan penuluh yang belum dilakukan secara berkala.
Kata kunci: Modal Sosial, Pemberdayaan Masyarakat, Kelompok Tani, P2L, Keberlanjutan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI