DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Stigma Sosial Mahasiswi Perokok Aktif Anggota Organisasi Bipok FISIP Universitas Lambung Mangkurat | |
| PENGARANG | : | RISMI DAMAYANTI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-07-15 |
Kebiasaan merokok pada perempuan masih sering memunculkan respons sosial yang berbeda terutama ketika dikaitkan dengan nilai, norma, dan pandangan masyarakat terhadap perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana bentuk stigma serta pengalaman diskriminatif yang dialami oleh mahasiswi perokok di Organisasi Bipok FISIP Universitas Lambung Mangkurat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, yang berfokus pada pengalaman subjektif informan terkait kebiasaan merokok dan dampaknya terhadap interaksi
sosial. Subjek dari penelitian adalah mahasiswi yang merupakan perokok aktif dan terlibat dalam organisasi. Pengumpulan data yang dilakukan
melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap mahasiswi perokok diorganisasi Bipok. Teori yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu teori Erving Goffman serta konsep stigma dari Link dan Phelan untuk memahami proses Stigma dan diskriminatif yang dialami mahasiswi perokok dalam kehidupan organisasi dan masyarakat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswi perokok masih mengalami stigma dan perlakuan berbeda, seperti pemberian label negatif,pembatasan interaksi sosial, serta sikap diskriminatif,terutama dilingkungan pergaulan umum dan masyarakat luas. Stigma tersebut muncul karena perilaku merokok pada perempuan masih dianggap tidak sesuai dengan norma dan nilai sosial yang berlaku. Meskipun demikian, di dalam lingkungan organisasi kampus, mahasiswi perokok cenderung mendapatkan penerimaan yang lebih baik dan tidak mengalami perlakuan yang berbeda secara signifikan. Berdasarkan hasil penelitian, stigma terhadap mahasiswi perokok masih kuat di masyarakat, sementara lingkungan organisasi mahasiswa menjadi ruang yang lebih toleran. Oleh karena itu, penelitian ini menyarankan adanya upaya peningkatan pemahaman dan sikap toleransi dimasyarakat, serta perlunya ruang dialog yang lebih terbuka agar perempuaperokok tidak terus mengalami penilaian negatif dan perlakuan yang tidak adil.
Kata kunci : Stigma Sosial, Perempuan Perokok, Mahasiswa.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI