DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Kadar Fenolik Total dan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Kalangkala (Litsea angulata) Berdasarkan Variasi Pelarut Ekstrak | |
| PENGARANG | : | FADHILAH SHAFA SALSABILA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-07-16 |
Daun L. angulata merupakan tanaman khas Kalimantan yang berpotensi sebagai sumber antioksidan alami karena mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder, terutama senyawa fenolik. Penelitian ini bertujuan menentukan aktivitas antioksidan dan kadar fenolik total pada ekstrak daun L. angulata. Proses ekstraksi dilakukan menggunakan pelarut air, etanol 96%, dan metanol, kemudian ekstrak yang diperoleh digunakan pada penetapan kadar fenolik total dan pengujian aktivitas antioksidan. Kadar fenolik total ditentukan menggunakan metode Folin–Ciocalteu dengan standar asam galat, sedangkan aktivitas antioksidan diuji melalui metode DPPH berdasarkan nilai IC50 dengan pembanding kuersetin yang dianalisis menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil penetapan kadar fenolik total menunjukkan ekstrak air memiliki kadar fenolik sebesar 2,82 ± 0,021% b/b ekivalen asam galat, ekstrak etanol 96% sebesar 8,31 ± 0,006% b/b ekivalen asam galat, dan ekstrak metanol sebesar 8,90 ± 0,02% b/b ekivalen asam galat. Hasil penelitian menunjukkan nilai IC50 kuersetin sebagai pembanding sebesar 2,5164 ppm dengan aktivitas antioksidan sangat kuat. Nilai IC50 ekstrak air sebesar 713,577 ppm dengan kategori lemah, ekstrak etanol 96% sebesar 103,450 ppm dengan kategori sedang, dan ekstrak metanol sebesar 47,537 ppm dengan kategori sangat kuat. Ekstrak metanol menunjukkan kadar fenolik total tertinggi serta aktivitas antioksidan terbaik dibandingkan ekstrak lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan jenis pelarut memengaruhi kemampuan ekstraksi senyawa fenolik yang berkontribusi terhadap aktivitas antioksidan daun L. angulata.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI