DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENGARUH WAKTU PEMERAMAN TERHADAP UJI KUAT TEKAN CAMPURAN BENTONITE KITOSAN YANG DI PADATKAN
PENGARANG:ABDUL HADI ALISYAH PUTRA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-07-16


PENGARUHWAKTUPEMERAMANTERHADAPUJIKUATTEKAN CAMPURAN BENTONITE KITOSAN YANG DI PADATKAN

AbdulHadiAlisyahPutra,Prof.Dr.-Ing.YulianFirmanaArifin,S.T.,M.T. Program Studi S-1 TeknikSipil,Fakultas Teknik,Universitas LambungMangkurat Jalan Jenderal A. Yani Km. 36 Banjarbaru

Telp.(0511)47738568-4781730Fax.(0511)4781730

Email:hadiidabdul921@gmail.com,y.arifin@ulm.ac.id

ABSTRAK

Tanah lempung sering memiliki kelemahan dalam hal daya dukung dan kestabilan, terutama ketika mengalami perubahan kadar air yang menyebabkan volumenya mengembang atau menyusut secara signifikan. Salah satu metode stabilisasiyangmulaibanyakditelitiadalahpencampuranbentonitedankitosan,di mana bentonite memiliki kapasitas penyerapan air tinggi dan kemampuan membentuk struktur kohesif, sedangkan kitosan berperan sebagai pengikat alami yangramahlingkungandanbiodegradable.Dalamprosesstabilisasitersebut,waktu pemeramanmemegangperanpentingkarenaselamaperiodeiniberlangsungproses hidrasi, penguatan struktur mikroskopis, serta interaksi ionik antara bentonite, kitosan, dan partikel tanah yang memengaruhi peningkatan kuat tekan tanah.

Metodologi dalam penelitian ini dimulai dari persiapan sampel campuran bentonite tipe kalsium dan kitosan dari limbah kulit udang dengan komposisi 2% kitosan dan 98%bentonite, yangkemudiandiperam selama variasiwaktu1, 7, 14, 28, dan 60 hari pada kadar air 10% dan kepadatan1,6 gr/cm³. Pengujian sifat fisik dan kimia bahan dilakukan menggunakan XRF, XRD, dan FTIR, sedangkan analisismikroskopikmenggunakanSEM-EDX.Pengujiansifatmekanisdilakukan melalui Unconfined Compression Test (UCT) yang mengacu pada standar ASTM D 2166.

Hasil yang diperoleh dari analisis pengujian menunjukkan bahwa waktu pemeramanberpengaruhsignifikanterhadappeningkatankuattekanbebas(qu)dan kuatgesertakterdrainasi(Cu)campuranbentonite-kitosan.Nilaiqumeningkatdari 1,302 kg/cm² pada pemeraman 1 hari menjadi 3,009 kg/cm² pada pemeraman 60 hari, sedangkan nilai Cu meningkat dari 0,651 kg/cm² menjadi 1,505 kg/cm², dan modulus elastisitas (E) meningkat dari 4,30 kg/cm² menjadi 10,03 kg/cm². Hasil analisisSEM-EDXmenunjukkanstrukturmikroyangsemakinpadatdanhomogen seiring bertambahnya waktu pemeraman, dengan terbentuknya struktur bridging antarpartikelpadapemeraman28hari.Kondisiterbesardiperolehpadapemeraman 60 hari, sehingga campuran bentonite-kitosan ini berpotensi dimanfaatkan sebagai material stabilisasi tanah dan clay liner pada berbagai aplikasi geoteknik.

 

 

KataKunci:Bentonite,Kitosan,WaktuPemeraman,KuatTekanBebas,Clay Liner

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI