DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PEMETAAN SEBARAN pH TANAH, KANDUNGAN PIRIT (FeS2), TEKSTUR TANAH, DAN GENANGAN AIR PADA AREA PERSAWAHAN DI KECAMATAN JEJANGKIT, KABUPATEN BARITO KUALA
PENGARANG:AKHMAD MAKI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-07-17


Akhmad Maki, 2026, NIM 2210416310026, “Pemetaan Sebaran pH Tanah, Kandungan Pirit (FeS?), Tekstur Tanah, dan Genangan Air Pada Area Persawahan di Kecamatan Jejangkit, Kabupaten Barito Kuala”, Pembimbing Muhammad Efendi, S.Pd., M.Pd.

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik pH tanah, kandungan pirit (FeS?), tekstur tanah, dan genangan air pada area persawahan di Kecamatan Jejangkit, Kabupaten Barito Kuala, memetakan sebaran spasialnya menggunakan metode Inverse Distance Weighting (IDW) berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG), mengevaluasi akurasi hasil interpolasi, serta menyusun arahan pengelolaan lahan berdasarkan kondisi fisik lahan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei lapangan dan analisis spasial berbasis SIG. Sebanyak 64 titik sampel digunakan sebagai data utama untuk interpolasi, sedangkan 10 titik validasi digunakan untuk menguji tingkat akurasi hasil interpolasi. Data yang dikumpulkan meliputi pH tanah, kandungan pirit (FeS?), tekstur tanah, dan tinggi genangan air melalui pengukuran lapangan serta analisis laboratorium.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai pH tanah berkisar antara 3,5–5,5, kandungan pirit 0,3–4,4%, tekstur tanah didominasi oleh fraksi liat, sedangkan tinggi genangan air berkisar antara 14–64 cm. Hasil interpolasi IDW mampu menggambarkan pola sebaran spasial seluruh parameter penelitian secara kontinu. Pengujian validasi menunjukkan bahwa hasil interpolasi memiliki tingkat ketelitian yang baik sehingga dapat digunakan untuk menggambarkan kondisi lahan penelitian. Analisis integrasi parameter menunjukkan bahwa pengelolaan lahan pertanian di Kecamatan Jejangkit perlu difokuskan pada pengendalian kemasaman tanah melalui pemberian amelioran, mempertahankan muka air tanah agar pirit tetap berada dalam kondisi reduktif, serta menjaga tinggi genangan pada kisaran optimal 30–60 cm. Penelitian ini menghasilkan informasi spasial yang dapat digunakan sebagai dasar pengelolaan lahan pertanian rawa secara lebih tepat sesuai karakteristik fisik lahan.

 

 

Kata Kunci: pH tanah, pirit, tekstur tanah, genangan air, Sistem Informasi Geografis, Inverse Distance Weighting, validasi interpolasi.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI