DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PERAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DALAM MEMBENTUK POLA INTERAKSI SOSIAL DAN DIGITAL GEN Z PADA JURUSAN PENDIDIKAN SOSIOLOGI FKIP ULM | |
| PENGARANG | : | AMALIYA NUR HAZIZAH PUTRI AJENG ASTUTI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-07-20 |
Amaliya Nur Hazizah Putri Ajeng Astuti, 2026. Peran Media Sosial Instagram Dalam Membentuk Pola Interaksi Sosial dan Digital Gen Z pada Jurusan Pendidikan Sosiologi FKIP ULM Skripsi Jurusan Pendidikan Sosiologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat.
Kata Kunci: Instagram, Generasi Z, Interaksi Sosial
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pergeseran komunikasi di era digital, di mana Generasi Z menjadikan Instagram sebagai ruang utama untuk membangun relasi sosial dan namun, tingginya intensitas penggunaan instagram di kalangan mahasiswa, yang kini bertansformasi menjadi platform utama yang memengaruhi cara mereka berinteraksi di kampus. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk memahami pemanfaatan Instagram (2) mendeskripsikan dampaknya terhadap pembentukkan pola interaksi sosial dan digital pada mahasiswa Jurusan Pendidikan Sosiologi FKIP Universitas Lambung Mangkurat.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang dilaksanakan di Jurusan Pendidikan Sosiologi FKIP ULM. Sebanyak lima orang informan dipilih secara purposive sampling dengan kriteria: mahasiswa angkatan 2022-2023 yang aktif menggunakan instagram sebagai wadah pembentukkan personal branding serta aktif berinteraksi melalui fitur-fitur di dalam platform tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi aktivitas sosial dan digital, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif yang meliputi tiga tahapan pengumpulan data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) mahasiswa memanfaatkan Instagram dengan intensitas yang masif sebagai rutinitas harian. Pola interaksi sosial berbasis fiur digital mencakup ruang publik (story, feed dan notes), ruang privat (direct message/DM), serta praktik personal branding dan identitas akademik. (2) dampak dari penelitian ini terbagi ke dalam dua aspek utama. Pertama, dampak terhadap interaksi sosial yang meliputi perluasan jaringan, penurunan interaksi fisik, kecanggungan sosial dan perbandingan sosial (social comparison). Kedua, dampak terhadap interaksi digital yang mencakup kemudahan akses informasi akademik, resiko miskomunikasi, serta polarisasi opini dan polarisasi konflik. Kesimpulannya, Instagram secara signifikan merekonstruksi sistem komunikasi mahasiswa Pendidikan Sosiologi dari interaksi konvensional menuju pola komunikasi hibrida.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI