DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENGUATAN SIKAP TOLERANSI MELALUI PEMBELAJARAN PANCASILA PADA SISWA DI SMP NEGERI 3 HALONG, KECAMATAN HALONG, KABUPATEN BALANGAN
PENGARANG:PUTRI YASMIN NABILA JANUARTY
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-07-20


Putri Yasmin Nabila Januarty, 2026. Penguatan Sikap Toleransi Melalui Pembelajaran

Pancasila Pada Siswa di SMP Negeri 3 Halong, Kecamatan Halong,

Kabupaten Balangan. Skripsi Program Studi Pendidikan Pancasila dan

Kewarganegaraan, Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial FKIP

Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing Dr. H. Dian Agus Ruchliyadi,

M.Pd.

Kata Kunci: Pancasila, Toleransi, Pendidikan Karakter

Penelitian ini dilakukan karena pentingnya belajar Pancasila sebagai cara

membentuk karakter siswa, terutama dalam menciptakan sikap toleransi di dalam

sekolah. Sikap toleransi adalah nilai karakter yang penting untuk dikembangkan agar

siswa dapat menghargai perbedaan, hidup berdampingan secara damai, serta

menciptakan suasana sekolah yang ramah dan inklusif. Namun, dari hasil observasi

awal, masih ada siswa yang belum sepenuhnya mengerti dan menjalankan sikap

toleransi dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk

menggambarkan kondisi toleransi di SMP Negeri 3 Halong dan menganalisis cara

memperkuat sikap toleransi melalui pelajaran Pancasila kepada siswa.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan

pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan menggunakan cara mengamati, bertanya, dan

mencatat berbagai dokumen dengan sumber informasi yang terdiri dari guru mata

pelajaran Pancasila, siswa, serta pihak-pihak yang terlibat dalam proses belajar

mengajar. Data dianalisis dengan langkah-langkah mengurangi data, menampilkan

data, dan menyimpulkan hasilnya, sedangkan keandalan data diperoleh dengan

menggabungkan sumber berbeda dan metode tertentu.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman siswa tentang toleransi

masih terbatas pada tingkat dasar dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari

belum cukup baik. Penguatan toleransi berdasarkan nilai-nilai Pancasila dilakukan

dengan contoh baik dari guru, penggunaan metode diskusi, kerja kelompok,

pembiasaan sikap saling menghargai, dan berbagai kegiatan sosial di sekolah.

Meskipun begitu, pelaksanaannya masih perlu ditingkatkan karena dipengaruhi oleh

faktor lingkungan, pergaulan, karakter siswa, dan konsistensi dalam membiasakan

nilai-nilai toleransi. Guru Pancasila memegang peran penting sebagai contoh yang baik

serta pengambil peran dalam membentuk kepribadian murid. Maka dari itu, dianjurkan

agar sekolah membantu menciptakan suasana yang lebih baik dalam mendorong

toleransi dengan cara melaksanakan kegiatan sosial, budaya, serta pembelajaran yang

kreatif, sehingga bisa mencapai lingkungan sekolah yang selaras, ramah, dan saling

menghargai.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI