DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANALISIS RISIKO SMKK PADA PROYEK PERSEMAIAN MODERN DI KOTA PALANGKA RAYA | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD FAQQIH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-07-20 |
Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) merupakan
instrumen wajib dalam penyelenggaraan konstruksi. Proyek Pembangunan
Kawasan Persemaian Permanen Modern di Kota Palangka Raya menghadirkan
tantangan K3 berlapis akibat kondisi biofisik tanah rawa gambut yang labil dan
pelaksanaan empat paket pekerjaan secara simultan tanpa kontraktor utama.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko keselamatan konstruksi
dominan serta merumuskan strategi pengendaliannya menggunakan metode
Failure Mode and Effects Analysis (FMEA). Data dikumpulkan melalui kuesioner
terstruktur kepada 24 responden ahli (kontraktor pelaksana, konsultan manajemen
konstruksi, dan owner), kemudian dianalisis menggunakan nilai Risk Priority
Number (RPN) berdasarkan penentuan ambang batas kritis (cut-off point) pada
masing-masing kategori pekerjaan.
Hasil analisis mengidentifikasi 12 (dua belas) risiko dominan yang
memerlukan prioritas penanganan. Risiko dengan tingkat eskalasi tertinggi
meliputi: pekerjaan yang tumpang tindih (overlapping) tanpa pengendalian
barikade (Kode G4, RPN 20,68), ketidakstabilan landasan manuver alat berat di
area gambut (Kode A6, RPN 18,39), kelalaian penggunaan alat pelindung jatuh
(Kode E2, RPN 16,99), dan ketidaksesuaian elevasi saluran (Kode C4, RPN 16,67).
Tingginya risiko tersebut bermuara pada dua faktor fundamental, yaitu fragmentasi
manajerial proyek akibat ketiadaan main contractor dan kerentanan geoteknik
lahan gambut.
Strategi pengendalian diformulasikan berdasarkan hierarki pengendalian
risiko yang dititikberatkan pada rekayasa teknis dan administratif. Intervensi utama
mencakup penggunaan matras/pelat baja untuk landasan alat berat, pemasangan
barikade fisik antarzona, penyusunan Work Method Statement (WMS) spesifik,
serta pembentukan Komite K3 Terpadu antar-kontraktor di bawah kendali
Konsultan MK. Temuan ini diharapkan menjadi rujukan pemutakhiran Rencana
Keselamatan Konstruksi (RKK) yang lebih adaptif untuk proyek di atas lahan
gambut.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI