DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Etnografi Komunikasi Ritual Tradisi Kokocoran Di Kepulauan Kangean, Kabupaten Sumenep, Madura | |
| PENGARANG | : | NUR KHAFIDZATUN FADHILAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-07-21 |
Tradisi Kokocoran yang merupakan budaya masyarakat kepulauan Kangean telah mengalami erosi budaya akibat arus modernisasi, pemahaman mengenai makna sangat diperlukan sebagai upaya pelestarian budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna komunikasi yang terkandung dalam serangkaian ritual tradisi Kokocoran di Kepulauan Kangean. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi etnografi komunikasi. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori interaksi simbolik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna komunikasi ritual tradisi kokocoran dapat dilihat pada situasi komunikatif (Suasana berlangsung sakral namun berbaur dengan kegembiraan komunal), peristiwa komunikatif (peristiwa komunikatif yang terstruktur dari sebelum, inti, hingga penutup tradisi), dan Tindakan komunikatif (berupa komunikasi verbal (lantunan tembang dan kejung) dan komunikasi non-verbal (pemercikan air komkoman, seserahan, arak-arakan dengan kuda, negel (menari), menyawer, dan sesajen/rebbe-rebbean). Secara keseluruhan, rangkaian tradisi kokocoran pada masyarakat Kangean bermakna sebagai media komunikasi tradisional dan ritual yang berlandaskan prinsip spiritual, kesantunan, solidaritas, serta resiprositas (timbal balik). Pemaknaan tradisi ini dibentuk dari pengalaman diri (Self), pemikiran (mind), masyarakat (Society), dan pengalaman interaksi budaya orang-orang terdahulu hingga adanya perkembangan dan dilestarikan turun temurun.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI