DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PERANCANGAN TOKO OLEH-OLEH KUE TRADISIONAL BANJAR DI BANJAMASIN | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD NASYWA ALDAIR | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-07-21 |
Kota Banjarmasin memiliki potensi besar dalam pengembangan wisata kuliner melalui keberagaman kue tradisional Banjar yang menjadi bagian dari identitas budaya Kalimantan Selatan. Namun, sebagian besar toko oleh-oleh yang ada saat ini masih berorientasi pada aktivitas penjualan semata, sehingga belum mampu memberikan pengalaman berbelanja yang nyaman, memiliki karakter visual yang kuat, maupun berperan sebagai media pelestarian budaya lokal. Selain itu, keterbatasan ruang produksi, minimnya fasilitas pendukung, serta belum optimalnya penerapan arsitektur lokal menjadi permasalahan yang perlu diakomodasi dalam sebuah rancangan toko oleh-oleh yang lebih terpadu. Metode yang digunakan adalah pendekatan Arsitektur Metafora dengan menjadikan jukung sebagai metafora utama bangunan karena merepresentasikan identitas masyarakat Banjar yang erat dengan budaya sungai. Pendekatan ini dipadukan dengan konsep one stop shopping melalui penyediaan fasilitas penjualan, rumah produksi, area edukasi, ruang bersantai, dan area pendukung lainnya dalam satu kawasan yang terintegrasi. Perancangan ini diharapkan dapat menjadi rumah produksi kue tradisional, pusat promosi produk UMKM, menambah tujuan destinasi wisata di Kota Banjarmasin, serta berkontribusi dalam pelestarian kue tradisional Banjar.
Kata kunci : Toko oleh-oleh, Kue Tradisional Banjar, Destinasi Wisata, Arsitektur Metafora, Jukung, One Stop Shopping.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI