DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PERAN MEDIASI PERILAKU CYBERLOAFING PADA PENGARUH WORK BOREDOM TERHADAP IN-ROLE PERFORMANCE KARYAWAN PT JAMKRIDA KALSEL (PERSERODA) | |
| PENGARANG | : | NAVIA NAZMAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-07-21 |
Navia Nazmah (2026). Peran Mediasi Perilaku Cyberloafing pada Pengaruh Work Boredom Terhadap In-Role Performance Karyawan PT Jamkrida Kalsel (Perseroda). Pembimbing: Meiske Claudia.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis (1) Pengaruh antara Work Boredom terhadap Perilaku Cyberloafing pada karyawan PT Jamkrida Kalsel (Perseroda); (2) Pengaruh antara Work Boredom terhadap In-Role Performance pada karyawan PT Jamkrida Kalsel (Perseroda); (3) Pengaruh antara Perilaku Cyberloafing terhadap In-Role Performance pada karyawan PT Jamkrida Kalsel (Perseroda); (4) Pengaruh mediasi Perilaku Cyberloafing terhadap Work Boredom dan In-Role Performance pada karyawan PT Jamkrida Kalsel (Perseroda). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Responden pada penelitian ini berjumlah 43 orang karyawan. Sampel pada penelitian ini di ambil menggunakan teknik non probability sampling dengan metode sampling jenuh (sensus). Teknik pengumpulan data adalah dengan kuesioner yang kemudian dilakukan analisis data menggunakan SEM-PLS melalui program SmartPLS versi 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Work Boredom memiliki hubungan positif dengan Perilaku Cyberloafing pada karyawan PT Jamkrida Kalsel (Perseroda), sejalan dengan dugaan teoritis penelitian. Sementara itu, hubungan antara Work Boredom dan In-Role Performance, hubungan antara Perilaku Cyberloafing dan In-Role Performance, serta peran mediasi Perilaku Cyberloafing menunjukkan hasil yang signifikan secara statistik. Namun demikian, arah hubungan empiris yang diperoleh berbeda dengan dugaan teoritis berdasarkan Job Demands–Resources Theory, sehingga dugaan teoritis pada hubungan Work Boredom terhadap In-Role Performance, Perilaku Cyberloafing terhadap In-Role Performance, serta peran mediasi Perilaku Cyberloafing tidak didukung pada konteks PT Jamkrida Kalsel (Perseroda). Temuan ini mengindikasikan bahwa terdapat faktor-faktor lain di luar model penelitian yang diduga lebih berperan dalam menjelaskan In-Role Performance karyawan. Kata Kunci: Work Boredom, In-Role Performance, Perilaku Cyberloafing.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI