|
Warung Edo merupakan usaha kuliner masakan Banjar yang telah beroperasi selama lebih dari 28 tahun di Kota Banjarbaru. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan gambaran umum usaha kuliner Warung Edo Banjarbaru, (2) menganalisis biaya produksi, penyusutan, penerimaan, dan keuntungan, serta (3) menilai kelayakan finansial berdasarkan R/C Ratio. Penelitian dilaksanakan Desember 2025– Juni 2026 menggunakan metode studi kasus dengan data primer diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan perhitungan Total Cost (TC = TFC + TVC), Total Revenue (TR = P × Q), keuntungan (π = TR − TC), dan R/C Ratio. Hasil penelitian menunjukkan total biaya produksi Januari 2026 sebesar Rp30.264.539 (TVC Rp23.138.000; TFC Rp7.126.539), total penerimaan Rp49.754.000, dan laba bersih Rp19.489.461 dengan marjin laba 39,17%. Nilai R/C Ratio 1,64 menunjukkan setiap Rp1,00 biaya menghasilkan penerimaan Rp1,64, sehingga usaha dinyatakan layak secara finansial. Secara tahunan 2025 (11 bulan efektif), total penerimaan Rp512.888.000 dengan laba bersih Rp182.373.071 dan R/C Ratio 1,55. Warung Edo terbukti mampu mempertahankan keberlanjutan usaha meskipun belum menerapkan pencatatan keuangan terstandarisasi dan belum memiliki legalitas formal.
|