DIGITAL LIBRARY



JUDUL:EFEKTIVITAS PELAYANAN PENDAFTARAN TANAH SECARA ELEKTRONIK PADA KANTOR PERTANAHAN KOTA BANJARMASIN
PENGARANG:FESTI KURNIAWATI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-07-21


Penelitian ini mengangkat tema tentang efektivitas pelaksanaan pelayanan pendaftaran tanah secara elektronik (e-service) pada Kantor Pertanahan Kota Banjarmasin. Transformasi digital pelayanan publik melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan transparansi. Namun, implementasi pelayanan pendaftaran tanah secara elektronik di Kantor Pertanahan Kota Banjarmasin menunjukkan anomali. Sebagai Kantor Pertanahan Tipe A, Kantor Pertanahan Kota Banjarmasin justru mencatatkan kinerja terendah (94,44%) se-Kalimantan Selatan dalam penyelesaian pendaftaran tanah secara elektronik melalui 7 (tujuh) layanan prioritas pada tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelayanan pendaftaran tanah secara elektronik di Kantor Pertanahan Kota Banjarmasin beserta faktor penghambatnya, menggunakan pendekatan teori efektivitas organisasi Richard M. Steers yang mencakup tiga dimensi utama: Pencapaian Tujuan, Integrasi dan Adaptasi Organisasi, serta Kepuasan Pengguna. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui pengumpulan data wawancara, observasi, dan studi dokumentasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi e-service secara akumulatif berada pada tingkat "Cukup Efektif", yang ditopang oleh kuatnya integrasi ekosistem digital lintas sektoral. Akan tetapi, efektivitas tersebut belum berjalan optimal karena pelaksanaannya sangat terhambat oleh beberapa kendala operasional yang krusial. Faktor-faktor penghambat tersebut meliputi minimnya angka pemenuhan "Data Siap Elektronik", disparitas adaptabilitas Sumber Daya Manusia (SDM) terhadap pembaruan sistem, instabilitas server pusat, serta kurangnya keaktifan pemohon dalam melengkapi prasyarat dokumen.

Rekomendasi penelitian ini mencakup pengembangan teoretis model pelayanan publik digital, serta langkah praktis berupa percepatan migrasi data tekstual dan spasial, pelatihan hands-on secara berkala bagi pegawai, dan penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) Penangguhan Waktu Layanan (service time suspension).

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI