DIGITAL LIBRARY



JUDUL: Kesadaran Lingkungan yang Terpresentasikan Pada Perilaku Sehari-hari Mahasiswa : Studi Kasus Mahasiswa Angkatan 2024 Jurusan Sosiologi FISIP ULM
PENGARANG:RAHMATIKA SARI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-07-22


ABSTRAK

Kesadaran Lingkungan Yang Terpresentasikan Pada Perilaku Sehari-Hari Mahasiswa : Studi Kasus Mahasiswa Angkatan 2024 Jurusan Sosiologi FISIP ULM

 

Skripsi. 2026. Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Lambung Mangkurat

 

Rahmatika Sari

 

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan antara kesadaran lingkungan mahasiswa FISIP ULM dengan perilaku sehari-hari mereka yang masih cenderung antroposentris, seperti membuang sampah sembarangan dan tingginya penggunaan plastik sekali pakai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi wujud kesadaran lingkungan dalam tindakan nyata mahasiswa sekaligus menganalisis peran etika antroposentrisme dalam membentuk perilaku tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui penelitian lapangan, studi ini berfokus pada mahasiswa Sosiologi FISIP ULM angkatan 2024 yang mengambil mata kuliah bertema lingkungan. Data dikumpulkan melalui observasi non-partisipan, wawancara terbuka, serta dokumentasi, yang kemudian dianalisis berdasarkan teori kesadaran lingkungan dan konsep etika antroposentrisme. 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kesadaran lingkungan mahasiswa FISIP Universitas Lambung Mangkurat telah berkembang pada tingkat pengetahuan, namun belum sepenuhnya terwujud dalam perilaku sehari-hari. Hal ini ditunjukkan oleh masih ditemukannya perilaku membuang sampah sembarangan, tingginya penggunaan plastik sekali pakai, serta pengelolaan sampah yang belum optimal meskipun fasilitas kebersihan kampus telah tersedia. Di sisi lain, sebagian mahasiswa telah menunjukkan perilaku pro-lingkungan, seperti membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan plastik, dan menghemat penggunaan energi. Mata kuliah Sosiologi Lingkungan turut berperan dalam meningkatkan kesadaran dan mendorong perubahan perilaku tersebut. (2) Watak antroposentris masih membentuk perilaku mahasiswa terhadap lingkungan, yang ditunjukkan melalui indikator ketergantungan yang tinggi pada plastik sekali pakai, manajemen sampah yang kurang baik, dan kecenderungan perilaku food waste. Kondisi tersebut mencerminkan bahwa mahasiswa masih mengutamakan kenyamanan, kepraktisan, dan efisiensi dibandingkan kepentingan pelestarian lingkungan, sehingga menimbulkan kesenjangan antara kesadaran lingkungan yang dimiliki dengan perilaku ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

 

Kata Kunci : Kesadaran Lingkungan, Perilaku, watak antroposentrisme, mahasiswa FISIP ULM

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI