DIGITAL LIBRARY



JUDUL:STRATEGI ADAPTASI MAHASISWA ASAL NIAS DALAM MENGHADAPI CULTURE SHOCK DI KOTA BANJARMASIN
PENGARANG:FIRDAMAWATI LAIA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-07-23


Firdamawati Laia, 2026. Strategi Adaptasi Mahasiswa asal Nias dalam Menghadapi Culture shock di Kota Banjarmasin. Skripsi Jurusan Pendidikan Sosiologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Rahmat Nur.

Kata Kunci: Culture shock, Strategi Adaptasi, Mahasiswa asal Nias

 

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena culture shock yang dialami mahasiswa asal Nias ketika melanjutkan studi di Kota Banjarmasin akibat perbedaan bahasa, norma sosial, pola interaksi, dan sistem akademik yang menimbulkan kesulitan penyesuaian. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada aspek sosial, tetapi juga memengaruhi kondisi psikologis dan akademik mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk culture shock yang dialami mahasiswa asal Nias serta menganalisis strategi adaptasi yang mereka lakukan dalam menghadapi lingkungan baru.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, dengan subjek mahasiswa asal Nias yang sedang menempuh pendidikan di beberapa perguruan tinggi di Kota Banjarmasin. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi untuk memperoleh gambaran yang komprehensif. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk culture shock yang dialami mahasiswa asal Nias meliputi penyesuaian terhadap lingkungan sosial, interaksi sosial, dan sistem akademik. Gejala yang muncul ditandai dengan perasaan cemas, keraguan dalam berkomunikasi akibat perbedaan bahasa dan logat, kebingungan terhadap norma sosial setempat, serta kesulitan dalam memahami metode pembelajaran yang digunakan di perguruan tinggi. Strategi adaptasi yang dilakukan meliputi membangun jaringan pertemanan dengan sesama mahasiswa daerah asal, meningkatkan interaksi dengan mahasiswa lokal, menyesuaikan pola belajar, serta mengelola stres melalui aktivitas positif, yang menunjukkan kecenderungan pada pola integrasi dan asimilasi.

Culture shock yang dialami mahasiswa asal Nias bersifat multidimensional dan memengaruhi aspek psikologis, sosial, serta akademik. Keberhasilan proses adaptasi dipengaruhi oleh dukungan sosial, kesiapan mental, dan keterbukaan terhadap perbedaan budaya. Temuan ini dapat menjadi dasar bagi institusi pendidikan dalam menyediakan dukungan yang lebih responsif dan inklusif bagi mahasiswa dari latar belakang budaya yang berbeda.


 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI