DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGARUH PENYULUHAN GABUNGAN AUDIO-TAKTIL DAN BOARDBOOK BRAILLE TERHADAP PENGETAHUAN KESEHATAN GIGI MULUT PADA ANAK TUNANETRA (Tinjauan Pada Siswa di SLB-A Negeri 3 Martapura) | |
| PENGARANG | : | AZKA ANNISA AMALINA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-07-23 |
ABSTRAK
PENGARUH PENYULUHAN GABUNGAN AUDIO-TAKTIL DAN BOARDBOOK BRAILLE TERHADAP PENGETAHUAN KESEHATAN GIGI MULUT PADA ANAK TUNANETRA
(Tinjauan Pada Siswa di SLB-A Negeri 3 Martapura)
Azka Annisa Amalina, Alexander Sitepu, Norlaila Sarifah, Isnur Hatta, Mashuda
Latar Belakang: Anak tunanetra rentan mengalami masalah kesehatan gigi dan mulut karena keterbatasan penglihatan yang menyebabkan kesulitan dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut secara mandiri serta terbatasnya akses terhadap media edukasi yang umumnya bersifat visual. Media penyuluhan yang sesuai dengan karakteristik anak tunanetra diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut. Gabungan media audio-taktil dan boardbook Braille merupakan media yang memanfaatkan indra pendengaran dan perabaan dalam proses pembelajaran. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penyuluhan menggunakan gabungan media audio-taktil dan boardbook Braille terhadap pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada anak tunanetra di SLB-A Negeri 3 Martapura. Metode: Penelitian pre-eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest design menggunakan 30 siswa tunanetra yang dipilih dengan teknik total sampling. Tingkat pengetahuan diukur menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah penyuluhan. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Sebelum diberikan penyuluhan, sebanyak 16 responden (53%) memiliki tingkat pengetahuan kategori cukup dan 14 responden (47%) memiliki tingkat pengetahuan kategori kurang. Setelah diberikan penyuluhan menggunakan gabungan media audio-taktil dan boardbook Braille, seluruh responden (100%) memiliki tingkat pengetahuan kategori baik. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai p<0,001 dengan positive ranks sebanyak 30 responden, negative ranks 0 responden, dan ties 0 responden, yang menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut setelah penyuluhan. Kesimpulan: Penyuluhan menggunakan gabungan media audio-taktil dan boardbook Braille berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada anak tunanetra di SLB-A Negeri 3 Martapura.
Kata Kunci: anak tunanetra, audio-taktil, boardbook Braille, pengetahuan kesehatan gigi dan mulut, penyuluhan Kesehatan
ABSTRACT
THE EFFECT OF COMBINED AUDIO-TACTILE AND BRAILLE BOARDBOOK EDUCATION ON ORAL HEALTH KNOWLEDGE AMONG VISUALLY IMPAIRED CHILDREN
(A Study of Students at SLB-A Negeri 3 Martapura)
Azka Annisa Amalina, Alexander Sitepu, Norlaila Sarifah, Isnur Hatta, Mashuda
Background: Visually impaired children are vulnerable to oral health problems due to visual limitations that make it difficult for them to maintain oral hygiene independently and limit their access to educational media, which are generally visual in nature. Educational media that accommodate the characteristics of visually impaired children are needed to improve oral health knowledge. A combination of audio-tactile media and a Braille boardbook is an educational medium that utilizes hearing and touch in the learning process. Objective: This study aimed to analyze the effect of oral health education using a combination of audio-tactile media and a Braille boardbook on oral health knowledge among visually impaired children at SLB-A Negeri 3 Martapura. Methods: This pre-experimental study employed a one-group pretest-posttest design involving 30 visually impaired students selected using a total sampling technique. Knowledge levels were assessed using a questionnaire before and after the educational intervention. Data were analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test. Results: Before the intervention, 16 respondents (53%) had a moderate level of oral health knowledge, while 14 respondents (47%) had a poor level of knowledge. After receiving oral health education using the combination of audio-tactile media and a Braille boardbook, all respondents (100%) achieved a good level of oral health knowledge. The Wilcoxon Signed Rank Test showed a p-value of <0.001, with 30 positive ranks, 0 negative ranks, and 0 ties, indicating an improvement in oral health knowledge following the intervention. Conclusion: Oral health education using a combination of audio-tactile media and a Braille boardbook had a significant effect on improving oral health knowledge among visually impaired children at SLB-A Negeri 3 Martapura.
Keywords: visually impaired children, audio-tactile media, Braille boardbook, oral health knowledge, oral health education.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI