DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Pembangunan Kawasan Permukiman Tepian Sungai Berdasarkan Perspektif Sustainable Development Goals (SDGs) Di Kelurahan Kelayan Barat Kota Banjarmasin | |
| PENGARANG | : | SEFTIE SYAHDINA SABELLA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-07-23 |
ABSTRAK
Seftie Syahdina Sabella, 2210413320037. “Pembangunan Kawasan Permukiman Tepian Sungai Berdasarkan Prespektif Sustainable Development Goals (SDGs) di Kelurahan Kelayan Barat Kota Banjarmasin. Dibimbing oleh Safa MuzdalifahPembangunan kawasan permukiman tepian sungai merupakan salah satu isu penting dalam mewujudkan kota yang berkelanjutan, khususnya di wilayah perkotaan yang memiliki tingkat kepadatan penduduk tinggi seperti Kelurahan Kelayan Barat, Kota Banjarmasin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembangunan kawasan permukiman tepian sungai dalam perspektif Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-11 tentang kota dan permukiman yang berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dari berbagai instansi terkait serta masyarakat setempat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan kawasan permukiman di Kelurahan Kelayan Barat telah mengalami perkembangan yang cukup baik melalui berbagai program seperti pembangunan Rusunawa, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan siring sungai, peningkatan infrastruktur jalan, drainase, sanitasi, serta penyediaan ruang terbuka hijau. Selain itu, terdapat upaya pengurangan dampak lingkungan perkotaan, penataan kawasan kumuh, serta peningkatan akses ruang publik yang aman dan inklusif. Namun demikian, masih terdapat beberapa tantangan seperti keterbatasan lahan, persoalan legalitas hunian di sempadan sungai, kondisi sosial ekonomi masyarakat, serta belum meratanya kualitas infrastruktur.Berdasarkan hal tersebut, pembangunan kawasan permukiman tepian sungai di Kelurahan Kelayan Barat telah mengarah pada prinsip pembangunan berkelanjutan, meskipun masih diperlukan penguatan kolaborasi antar pemangku kepentingan, peningkatan kesadaran masyarakat, serta penegakan regulasi tata ruang agar tercipta kawasan permukiman yang lebih aman, layak, inklusif, dan berkelanjutan sesuai dengan tujuan SDGs.
Kata Kunci: Pembangunan Permukiman, Tepian Sungai, SDGs, Kelurahan Kelayan Barat, Permukiman Berkelanjutan, Penataan Kawasan.
ABSTRACT
Seftie Syahdina Sabella, 2210413320037. "Development of Riverbank Residential Areas Based on the Sustainable Development Goals (SDGs) Perspective in Kelayan Barat Village, Banjarmasin City. Supervised by Safa Muzdalifah Development of riverbank residential areas is a crucial issue in realizing sustainable cities, particularly in densely populated urban areas such as Kelayan Barat Village, Banjarmasin City. This study aims to analyze the development of riverbank residential areas from the perspective of the Sustainable Development Goals (SDGs), specifically Goal 11 on sustainable cities and settlements. The method used in this study is a qualitative descriptive approach, with data collection techniques through interviews, observation, and documentation from various relevant agencies and the local community. The results show that residential development in Kelayan Barat Village has progressed quite well through various programs such as the construction of lowcost apartments (Rusunawa) and the rehabilitation of uninhabitable houses. (RTLH), riverbank development, road infrastructure improvements, drainage, sanitation, and the provision of green open spaces. Furthermore, efforts are underway to reduce urban environmental impacts, organize slum areas, and improve access to safe and inclusive public spaces. However, several challenges remain, such as limited land, legal issues regarding settlements along riverbanks, the socioeconomic conditions of the community, and the unequal quality of infrastructure. Based on this, the development of riverbank settlements in Kelayan Barat Village has been directed towards the principles of sustainable development. Although further strengthening of collaboration between stakeholders, increased public awareness, and enforcement of spatial planning regulations are still needed to create safer, more appropriate, inclusive, and sustainable settlements in accordance with the SDGs.
Keywords: Settlement Development, Riverbanks, SDGs, Kelayan Barat Village, Sustainable Settlements, Area planning.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI