DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANALISIS EFISIENSI SALURAN PEMASARAN IKAN GABUS (Channa striata) HASIL TANGKAPAN DI DESA KALINAPU, KECAMATAN PAJU EPAT KABUPATEN BARITO TIMUR PROVINSI KALIMANTAN TENGAH | |
| PENGARANG | : | MUTIA APRILIANI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-07-23 |
Ikan gabus (Channa striata) merupakan komoditas perikanan air tawar bernilai ekonomi tinggi yang dihasilkan oleh nelayan tradisional di Desa Kalinapu, Kecamatan Paju Epat, Kabupaten Barito Timur. Sistem pemasaran di wilayah pedalaman ini menghadapi kendala geografis, keterbatasan infrastruktur transportasi, serta belum tersedianya fasilitas rantai dingin (cold chain), yang menyebabkan tingginya biaya distribusi dan lemahnya posisi tawar nelayan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis struktur saluran pemasaran; (2) menghitung biaya pemasaran, margin pemasaran, dan farmer’s share pada setiap saluran pemasaran; serta (3) menentukan saluran pemasaran ikan gabus yang paling efisien di Desa Kalinapu. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret hingga Juni 2026 menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian terdiri atas 25 responden yang dipilih menggunakan metode sensus dan snowball sampling, meliputi 10 nelayan aktif, 2 pedagang pengumpul, 1 pedagang besar, 2 pedagang pengecer, dan 10 konsumen akhir. Analisis data dilakukan menggunakan analisis biaya pemasaran, margin pemasaran, farmer’s share, dan rasio efisiensi pemasaran (Ep) berdasarkan Soekartawi (2002) serta Kohls dan Uhl (2002). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga saluran pemasaran ikan gabus di Desa Kalinapu. Nilai efisiensi pemasaran masing-masing saluran adalah Saluran I sebesar 32,71%, Saluran II sebesar 25,04%, dan Saluran III sebesar 28,78%, yang seluruhnya termasuk dalam kategori efisien (Ep ≤ 50%). Saluran II, yang terdiri atas nelayan–pedagang pengumpul Khusasi–pedagang pengecer–konsumen, merupakan saluran pemasaran yang paling efisien karena memiliki biaya pemasaran terendah (Rp15.024/kg) serta pola distribusi yang rutin dan stabil. Sementara itu, Saluran III yang melibatkan pedagang besar dan pembelian dalam jumlah besar menghasilkan nilai farmer’s share tertinggi (60%), meskipun melibatkan lebih banyak lembaga pemasaran, karena adanya efisiensi distribusi melalui skala ekonomi (economies of scale).
Kata kunci : ikan gabus, saluran pemasaran, biaya pemasaran, margin pemasaran, farmer’s share, efisiensi pemasaran
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI