DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENENTUAN TINGKAT PENCEMARAN AIR DI SUB DAERAH ALIRAN SUNGAI MARTAPURA PROVINSI KALIMANTAN SELATAN MENGGUNAKAN METODE INDEKS KUALITAS AIR
PENGARANG:NADYA ARDITA PERMATASARI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-07-24


Aktivitas manusia seperti permukiman, pertanian, dan dan budidaya perikanan, berpotensi menurunkan kualitas air Sungai Martapura. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kualitas air dan tingkat pencemaran di Sub DAS Martapura berdasarkan parameter fisik dan kimia menggunakan menggunakan metode Indeks Kualitas Air serta menilai kesesuaiannya terhadap baku mutu air berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021. Parameter kualitas air yang diuji meliputi Suhu, TSS, DO, pH, BOD, Nitrat, Amoniak, dan Besi. Hasil penelitian ini menunjukkan parameter Suhu, TSS, DO, pH, dan Nitrat masih memenuhi baku mutu kelas 2, namun nilai BOD (5,41-12,61 mg/L), dan Amoniak (0,52-1,37 mg/L) melebihi baku mutu akibat masukan limbah domestik dan bahan organic di sekitar sungai. Besi (0,15-1,99 mg/L) hampir setiap stasiun menunjukkan hasil melebihi baku mutu perairan. Tingginya konsentrasi ini dipengaruhi oleh karakteristik wilayah pengamatan yang meningkatkan pelepasan logam ke badan air. Metode Indeks Kualitas Air mengkategorikan perairan Sub DAS Martapura “Sedang” (58,57-64,29). Hasil dari Indeks Pencemaran (1,89-3,24) menunjukan bahwa untuk semua stasiun pengamatan “Tercemar Ringan”. Disimpulkan bahwa perairan Sub DAS Martapura belum memenuhi baku mutu air kelas 2 (Rekreasi/Budidaya).

 

Kata Kunci : sub das martapura, baku mutu, kualitas air, indeks kualitas air

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI