DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS KINERJA KONTRAKTOR PEKERJAAN JALAN DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
PENGARANG:ELSA WIRAKARYANTI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-07-25


ABSTRAK

ANALISIS KINERJA KONTRAKTOR PEKERJAAN JALAN DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

ELSA WIRAKARYANTI

2220828320002

Dr. Eng. Ir. Irfan Prasetia, S.T., M.T.

Keberhasilan pembangunan infrastruktur jalan tidak hanya ditentukan oleh perencanaan yang baik, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh kinerja kontraktor sebagai pelaksana pekerjaan di lapangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kinerja kontraktor, mengidentifikasi faktor-faktor dominan yang memengaruhinya, serta menyusun rekomendasi strategi peningkatan kinerja yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan pada pekerjaan jalan Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Customer Satisfaction Index (CSI) dan Importance Performance Analysis (IPA), dengan data primer dikumpulkan melalui kuesioner Likert lima poin kepada 43 responden serta diperkuat dengan wawancara dan observasi lapangan. Variabel kinerja kontraktor dikelompokkan ke dalam lima aspek, yaitu kualitas pekerjaan, waktu pelaksanaan, biaya pelaksanaan, organisasi dan manajemen, serta keselamatan, kesehatan kerja, dan lingkungan (K3L), dengan seluruh item instrumen dinyatakan valid dan reliabel.

Hasil analisis CSI menunjukkan indeks kepuasan sebesar 75,777% untuk aspek kualitas pekerjaan, 75,535% untuk aspek waktu pelaksanaan, 83,156% untuk aspek biaya pelaksanaan, 72,691% untuk aspek organisasi dan manajemen, serta 82,812% untuk aspek K3L, yang keseluruhannya berada pada kategori puas hingga sangat puas. Meskipun demikian, analisis IPA mengidentifikasi tiga atribut pada Kuadran Prioritas Utama karena memiliki tingkat harapan tinggi namun kinerja aktual belum optimal, yaitu kualitas tingkat kerataan permukaan jalan, hasil pengujian mutu pekerjaan, dan kemampuan kontraktor dalam menyusun analisa harga satuan pekerjaan sejak tahap perencanaan hingga penyelesaian proyek. Ketiga atribut tersebut belum optimal terutama disebabkan oleh lemahnya pengendalian mutu pada tahap penghamparan dan pemadatan, serta fluktuasi harga material dan ketidaksesuaian volume pekerjaan aktual dengan perencanaan awal.

Berdasarkan temuan tersebut, strategi peningkatan kinerja yang dirumuskan dan telah divalidasi melalui wawancara pakar meliputi penguatan pengendalian mutu pada proses penghamparan dan pemadatan disertai pengujian kerataan secara berkala, penguatan dokumentasi hasil uji mutu yang lebih tertib, serta pembaruan survei harga material dan peningkatan kompetensi estimator dalam penyusunan Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP). Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Selatan dalam meningkatkan kinerja kontraktor pekerjaan jalan, sekaligus menjadi referensi bagi penelitian sejenis mengenai kinerja kontraktor pada masa mendatang.

Kata Kunci: Kinerja Kontraktor, CSI, IPA, Strategi Peningkatan Kinerja.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI