DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Keanekaragaman Lumut (Bryophyta) di Kawasan Kantor Gubernur Kalimantan Selatan
PENGARANG:RAHMA AMELIA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-07-27


Lumut (Bryophyta) merupakan tumbuhan nonvaskular yang keberadaannya dipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti kelembapan, suhu, intensitas cahaya, serta ketersediaan substrat. Perubahan lingkungan dan peningkatan aktivitas urban di wilayah perkotaan dapat memengaruhi komposisi serta tingkat keanekaragaman lumut. Penelitian ini bertujuan mengetahui jenis-jenis lumut dan indeks keanekaragaman lumut di sekitar kawasan Kantor GubernurKalimantan Selatan. Penelitian dilakukan menggunakan metode jelajah dan pengambilan sampel dilakukan purposive sampling dengan metode transek. Pengukuran parameter lingkungan meliputi suhu, pH tanah, kelembapan, dan intensitas cahaya. Hasil yang ditemukan terdapat 16 spesies lumut dari 8 ordo, 10 famili, dan 12 genus berbeda. Indeks Shanon Wiener (H’) menunjukkan keanekaragaman lumut sebesar 1,55 di kawasan Kantor Gubernur dan 1,98 di Kebun Raya Banua yang termasuk dalam kategori sedang. Hyophila apiculata memiliki INP tertinggi sebesar 45,96% dan Bryum sp. memiliki INP terendah yaitu 2,61%. Hasil ini menunjukkan bahwa kondisi lingkungan disekitarnya dalam keadaan yang stabil, baik kualitas kelembapan, suhu maupun ekosistem lingkungannya. Nilai indeks keanekaragaman bernilai sedang, menunjukkan adanya keseimbangan antara spesies yang dominan dan spesies yang lebih langka dalam komunitas.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI