DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Hubungan Konsumsi Junk Food dengan Kejadian Obesitas pada Remaja di SMPN 1 Banjarbaru
PENGARANG:MUNA FADIYAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-07-27


Latar Belakang: Remaja rentan mengalami masalah gizi akibat perubahan pola makan dan gaya hidup. Konsumsi junk food yang tinggi kalori, lemak, gula, dan garam dapat meningkatkan risiko obesitas.Tujuan: Untuk menganalisis hubungan konsumsi junk food dengan kejadian obesitas pada remaja di SMPN 1 Banjarbaru.Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional dan rancangan korelasi pada 60 siswa kelas 9 menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan Food Frequency Questionnaire (FFQ) dan Body Mass Index (BMI). Analisis data dilakukan menggunakan uji spearman rank.Hasil: Sebagian besar responden memiliki frekuensi konsumsi junk food yang tinggi dan mengalami obesitas. Dari hasil analisis tidak ada hubungan konsumsi junk food dengan kejadian Obesitas pada remaja di SMPN 1 Banjarbaru dengan nilai p-value sebesar 0,190 (p > 0,05).Diskusi: Tidak ditemukannya hubungan yang signifikan menunjukkan bahwa kejadian obesitas pada remaja tidak hanya dipengaruhi oleh konsumsi junk food, tetapi juga oleh faktor lain seperti aktivitas fisik, pola makan secara keseluruhan, perilaku sedentari, faktor genetik, serta keseimbangan antara asupan dan pengeluaran energi.

 

Kata kunci: Junk food, Obesitas, Remaja, BMI

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI