DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS EXPERIENTIAL MARKETING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK AGRIBISNIS LOKAL DI PASAR TERAPUNG LOK BAINTAN
PENGARANG:SITI DESY AULIA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-07-27


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan agrowisata di Indonesia yang mengintegrasikan aktivitas pertanian, budaya lokal, dan pengalaman wisata bernilai ekonomi. Pasar Terapung Lok Baintan di Kabupaten Banjar merupakan salah satu destinasi wisata budaya sekaligus ruang ekonomi yang memperdagangkan produk agribisnis lokal langsung dari atas perahu (jukung). Namun, destinasi ini menghadapi tantangan berupa penurunan jumlah pengunjung tahunan, ketergantungan pemasaran pada strategi word of mouth, serta keluhan terkait kenyamanan interaksi dengan pedagang yang berpotensi memengaruhi keputusan pembelian wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh masing-masing dimensi experiential marketing yang terdiri dari sensorik (sense), perasaan emosional (feel), pemikiran (think), tindakan (act), dan keterhubungan (relate) terhadap keputusan pembelian produk agribisnis lokal di Pasar Terapung Lok Baintan.

Metode penelitian dilaksanakan di Pasar Terapung Lok Baintan dengan pengumpulan data primer melalui kuesioner kepada 85 responden yang dipilih menggunakan teknik nonprobability sampling dengan pendekatan accidental sampling. Karakteristik responden dianalisis menggunakan metode deskriptif, sedangkan hubungan antarvariabel diuji secara kuantitatif menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) melalui evaluasi outer model, inner model, dan uji hipotesis (bootstrapping). Pengukuran persepsi responden diukur menggunakan instrumen Skala Likert.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pengunjung didominasi oleh kalangan muda perempuan berusia 17–25 tahun dengan status pelajar atau mahasiswa. Berdasarkan uji hipotesis, dari lima dimensi experiential marketing yang diteliti, hanya dimensi Tindakan (act) dan perasaan emosional (feel) yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk agribisnis lokal. Dimensi tindakan menjadi variabel yang paling dominan memengaruhi keputusan pembelian, membuktikan bahwa keterlibatan fisik dan tindakan langsung pengunjung seperti menaiki jukung dan bertransaksi di atas air menjadi penggerak utama. Diikuti oleh dimensi Perasaan emosional yang menunjukkan bahwa emosi positif, rasa senang, dan kenyamanan interaksi meningkatkan keputusan pembelian. Sebaliknya, dimensi sensorik, pemikiran, dan keterhubungan ditemukan tidak berpengaruh signifikan, di mana keindahan visual, wawasan kognitif, maupun hubungan sosial lebih dipandang sebagai elemen rekreasi pariwisata daripada penentu keputusan transaksi secara langsung.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI