DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Strategi Pemasaran Berkelanjutan Ikan Nila dan Gurame dengan Sistem Bioflok pada Pokdakan Sefa Nila Sidomulyo di Kelurahan Landasan Ulin Timur Kecamatan Landasan Ulin | |
| PENGARANG | : | MUHAMAD ANDI PUTRA NUR | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-07-28 |
STRATEGI PEMASARAN BERKELANJUTAN BUDIDAYA IKAN NILA DAN GURAME DENGAN SISTEM BIOFLOK PADA POKDAKAN SEFA NILA SIDOMULYO DI KELURAHAN LANDASAN ULIN TIMUR KECAMATAN LANDASAN ULIN
ABSTRAK. Strategi pemasaran berkelanjutan merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha budidaya perikanan. Meskipun penerapan sistem bioflok pada budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus) dan gurame (Osphronemus goramy) mampu meningkatkan efisiensi produksi, aspek pemasaran masih menjadi kendala yang dihadapi Pokdakan Sefa Nila Sidomulyo, Kelurahan Landasan Ulin Timur, Kecamatan Landasan Ulin. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi eksisting sistem pemasaran, menganalisis faktor internal dan eksternal yang memengaruhi pemasaran, serta merumuskan strategi pemasaran berkelanjutan berdasarkan analisis SWOT. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner kepada responden yang dipilih secara purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan matriks Internal Factor Analysis Summary (IFAS), External Factor Analysis Summary (EFAS), dan Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats (SWOT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi pemasaran masih didominasi oleh penjualan langsung kepada konsumen dan pedagang pengumpul dengan promosi yang belum optimal, khususnya melalui media digital. Faktor kekuatan utama meliputi kualitas produk, penerapan sistem bioflok, dan pengalaman pembudidaya, sedangkan kelemahan utama adalah keterbatasan promosi dan jaringan pemasaran. Peluang yang dimiliki antara lain meningkatnya permintaan ikan air tawar, perkembangan teknologi digital, serta dukungan pemerintah terhadap sektor perikanan, sedangkan ancaman berasal dari fluktuasi harga, persaingan usaha, dan perubahan kondisi pasar. Berdasarkan hasil analisis SWOT, posisi usaha berada pada Kuadran II, sehingga strategi yang direkomendasikan adalah strategi Strength–Threat (ST) melalui peningkatan kualitas produk, diversifikasi saluran pemasaran, penguatan kemitraan, optimalisasi promosi digital, dan peningkatan pelayanan kepada pelanggan. Penerapan strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing, memperluas akses pasar, serta mendukung keberlanjutan usaha budidaya ikan nila dan gurame di Pokdakan Sefa Nila Sidomulyo.
Kata Kunci: Strategi Pemasaran, Pemasaran Berkelanjutan, Bioflok, Ikan Nila, Ikan Gurame, SWOT.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI