DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Crowdfunding di Media Sosial: Studi Etnografi Internet Pada Fandom ARMY Indonesia
PENGARANG:SITI NURANNISA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-07-29


Fenomena fandom di media sosial tidak hanya berkaitan dengan aktivitas penggemar terhadap idola, tetapi juga berkembang menjadi ruang partisipasi sosial, salah satunya melalui praktik crowdfunding. Fandom ARMY Indonesia sebagai komunitas penggemar BTS kerap menerima stigma negatif di media sosial, namun di sisi lain aktif melakukan crowdfunding untuk tujuan sosial dan kemanusiaan. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui motif fandom ARMY Indonesia dalam melakukan crowdfunding di media sosial, bentuk-bentuk praktik komunikasi pada setiap tahapannya, serta keterkaitannya dengan stigma negatif terhadap fandom di ruang digital.

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis etnografi internet dan landasan teori Digital Fandom dari Paul Booth. Data diperoleh melalui wawancara, observasi daring, dan dokumentasi digital. Wawancara dilakukan kepada 11 informan yang terdiri atas 7 informan kunci dan 4 informan pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif fandom ARMY Indonesia dalam melakukan crowdfunding didasari oleh kepedulian sosial dan kemanusiaan, serta keinginan menyalurkan nilai-nilai positif dari BTS. Bentuk-bentuk praktik komunikasi dalam crowdfunding diwujudkan melalui tahapan partisipatif dan kolaboratif yang meliputi perencanaan, penyebaran informasi, pelaksanaan, serta pelaporan hasil melalui media sosial. Crowdfunding juga berfungsi sebagai representasi identitas kolektif fandom dalam merespons stigma negatif melalui aksi sosial yang transparan. Temuan ini menunjukkan bahwa crowdfunding merupakan bentuk budaya partisipatif digital yang menempatkan fandom sebagai aktor sosial di ruang digital.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI