DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PERAN POSBINDU (POS BINAAN TERPADU) DALAM MENINGKATKAN KESADARAN DAN PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP KESEHATAN DI DESA GUDANG TENGAH
PENGARANG:AMALIA HASANATI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-07-29


Amalia Hasanati, 2026. Peran Posbindu (Pos Binaan Terpadu) dalam Meningkatkan Kesadaran dan Partisipasi Masyarakat Terhadap Kesehatan di Desa Gudang Tengah. Skripsi Jurusan Pendidikan Sosiologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing Alfisyah.

 

Kata Kunci: Posbindu, Penyakit Tidak Menular (PTM), Gudang tengah

 

Posbindu merupakan program deteksi dini dan pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM) melalui edukasi dan pemberdayaan masyarakat. Namun, partisipasi masyarakat Desa Gudang Tengah masih rendah akibat faktor pendidikan, ekonomi, budaya, dan akses informasi. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan persepsi masyarakat Desa Gudang Tengah tentang risiko PTM. mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap posbindu. menganalisis peran posbindu dalam membentuk kesadaran masyarakat  terhadap kesehatan.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan sumber primer dan sekunder dan terdiri dari 5 informan yang meliputi Bidan Puskesmas, Kader Kesehatan, dan Masyarakat. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis hasil penelitian dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan data.

Berdasarkan hasil penelitian maka ditemukan: (1) persepsi masyarakat Desa Gudang Tengah tentang risiko penyakit tidak menular (PTM) adalah a) masyarakat memandang PTM sebagai sumber penyakit lain. b) PTM mengancam masa depan. c) PTM berdampak pada kualitas hidup. d) risiko PTM lebih tinggi pada keturunan. 2) Faktor-faktor yang mempengaruhi kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap posbindu adalah a) motivasi pribadi dan pengalaman kesehatan. b) keluarga dan lingkungan sosial. c) peran kader kesehatan. d) akses layanan, serta e) faktor ekonomi. 3) Peran Posbindu dalam membentuk kesadaran masyarakat terhadap kesehatan adalah a) sebagai sarana deteksi dini kesehatan. b) media edukasi kesehatan. c) pendorong perubahan perilaku hidup sehat, serta d) penguat kesadaran dan kepedulian kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan.

Berdasarkan hasil penelitian maka disarankan: (1) Peneliti selanjutnya disarankan memperluas kajian pada faktor lain seperti media informasi, gender, dan perbedaan usia, serta menggunakan pendekatan kuantitatif atau mixed methods (2) Posbindu perlu meningkatkan kualitas layanan melalui kelengkapan alat dan fasilitas, memperkuat kapasitas kader lewat pelatihan, serta mengembangkan promosi kesehatan berbasis komunitas agar partisipasi menjadi budaya hidup sehat yang berkelanjutan.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI