DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENGEMBANGKAN AKTIVITAS, BERPIKIR KRITIS DAN ASPEK KOGNITIF DALAM MENYEBUTKAN, MENGGUNAKAN DAN MENCOCOKKAN LAMBANG BILANGAN 1-10 MELALUI KOMBINASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL), EXPLICIT INSTRUCTION (EI) DAN MEDIA SMABOBER (SMART BOARD NUMBER) PADA KELOMPOK B TK ISLAM KHADIJAH PLUS
PENGARANG:AGUSTINA RAHMAWATI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-07-30


ABSTRAK

Rahmawati, Agustina. 2026.“Mengembangkan Aktivitas, Berpikir Kritis dan Aspek Kognitif Dalam Menyebutkan, Menggunakan dan Mencocokkan Lambang Bilangan 1-10 Melalui Kombinasi Model Problem Based    Learning (PBL), Explicit Instruction (EI) dan Media SMABOBER (Smart Board Number) Pada kelompok B TK Islam Khadijah Plus”. Skripsi          Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat     Banjarmasin. Dosen Pembimbing: Dr. Celia Cinantya., S.Kom, M.Pd.

Kata Kunci: Aktivitas, Berpikir Kritis, Kognitif, Menyebutkan, Menggunakan   Mencocokkan, Lambang Bilangan 1-10, Problem Based LearningExplicit Instruction, SMABOBER.

 

            Penelitian ini dilatarbelakangi pada rendahnya aktivitas, berpikir kritis dan hasil perkembangan aspek kognitif anak dalam menyebutkan, menggunakan dan mencocokkan lambang bilangan 1-10. Penyebab dari adanya permasalahan ini yaitu pembelajaran bersifat satu arah, pembelajaran kurang bermakna dan media pembelajaran kurang bervariasi. Solusi yang diberikan yaitu menggunakan kombinasi model Problem Based Learning (PBL), Explicit Instruction (EI) dan media SMABOBER (Smart Board Number).

            Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 4 pertemuan. Setting penelitian ini dilakukan pada anak kelompok B2 di TK Islam Khadijah Plus Banjarmasin dengan jumlah sebanyak 27 anak. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi. Analisis data menggunakan teknik deskriptif dijabarkan dengan tabel dan grafik. Indikator keberhasilan aktivitas guru dikatakan berhasil apabila memperoleh skor ≥20 dengan kriteria “Baik”. Aktivitas anak dikatakan berhasil apabila secara klasikal dengan persentase ≥81% “Hampir Seluruh Anak Aktif”. Berpikir kritis anak secara klasikal dengan persentase ≥81% “Hampir Seluruh Anak Berpikir Kritis”. Dan hasil perkembangan kognitif secara klasikal dengan persentase ≥81% anak berhasil “Berkembang Sesuai Harapan (BSH)".

            Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pertemuan 4 aktivitas guru telah melaksanakan langkah-langkah model pembelajaran dengan skor 32 kategori “Sangat Baik”. Aktivitas anak telah mencapai indikator keberhasilan pada pertemuan 4 dengan persentase 100% kategori “Seluruh Anak Aktif”. Berpikir kritis anak telah mencapai indikator keberhasilan pada pertemuan 4 dengan persentase 100% kategori “Seluruh Anak Berpikir Kritis” dan aspek kognitif telah mencapai indikator keberhasilan pada pertemuan 4 dengan persentase 95% anak berhasil mendapatkan skor BSH dan BSB.

            Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan kombinasi model Problem Based Learning (PBL), Explicit Instruction (EI) dan media SMABOBER (Smart Board Number) dapat meningkatkan aktivitas, berpikir kritis dan hasil perkembangan kognitif dalam menyebutkan, menggunakan dan mencocokkan lambang bilangan 1-10. Melalui penelitian ini diharapkan bagi guru, kepala sekolah dan peneliti selanjutnya dapat menjadikan model ini sebagai salah satu alternatif pada saat memilih model pembelajaran khususnya untuk pengembangan aspek kognitif anak dalam menyebutkan, menggunakan dan mencocokkan lambang bilangan 1-10.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI