DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Peran Self-Control Remaja dalam Menyikapi Dugem di Kota Banjarmasin | |
| PENGARANG | : | NAMIRA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-07-30 |
Namira, 2026. Peran Self-control Remaja dalam Menyikapi Dugem di Kota Banjarmasin. SkripsiJurusan Pendidikan Sosiologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Muhammad Adhitya Hidayat Putra.
Kata Kunci: Self-control, remaja, dugem, perilaku menyimpang.
Perkembangan dunia gemerlap malam (dugem) di Kota Banjarmasin menjadi fenomena sosial yang turut memengaruhi kehidupan remaja. Pada masa remaja, individu berada dalam tahap pencarian identitas diri dan rentan terhadap pengaruh lingkungan sosial, termasuk budaya hiburan malam yang berkembang di perkotaan. Dalam situasi tersebut, self-control menjadi faktor penting yang menentukan bagaimana remaja menyikapi dugem yang ada di Banjarmasin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mendorong remaja melakukan aktivitas dugem di Kota Banjarmasin serta menggambarkan peran self-control remaja dalam menyikapi keberadaan dugem.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian ditentukan menggunakan teknik snowball sampling yang terdiri atas 4 remaja akhir berusia 18–21 tahun 2 yang pernah dan 2 tidak pernah melakukan aktivitas dugem. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang dilaksanakan pada Oktober 2025 hingga April 2026. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendorong remaja melakukan aktivitas dugem dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi rasa penasaran, keinginan memperoleh pengalaman baru, dan kebutuhan mencari hiburan, sedangkan faktor eksternal meliputi pengaruh teman sebaya, keluarga, dan media sosial. Selain itu, self-control remaja dalam menyikapi dugem ditunjukkan melalui kesadaran terhadap dampak dugem, kemampuan mempertimbangkan konsekuensi sebelum mengambil keputusan, serta kemampuan mengatur perilaku sesuai nilai dan norma yang diyakini. Bentuk self-control yang ditunjukkan setiap remaja berbeda-beda sesuai pengalaman, lingkungan sosial, serta nilai yang dimiliki.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI