DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS KELAYAKAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA KECIL DAN MENENGAH (UMKM) PENGOLAHAN IKAN LOKAL KERUPUK SANGGANG (Puntioplites bulu) DI KECAMATAN BAKUMPAI KABUPATEN BARITO KUALA PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
PENGARANG:ERRYNA AGUST SAFITRI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-07-31


Ketersediaan bahan baku ikan sanggang di wilayah Bakumpai dapat dikatakan cukup stabil karena didukung oleh ekosistem Sungai Barito yang kaya akan keanekaragaman hayati. Usaha pengolahan kerupuk ikan lokal, khususnya kerupuk ikan sanggang, memiliki prospek cerah sebagai sektor ekonomi unggulan berbasis sumber daya perikanan lokal. Penelitian bertujuan untuk menganalisis Kelayakan Usaha pada UMKM Pengolahan Kerupuk Ikan Sanggang dan menganalisis strategi pengembangan usaha pengolahan kerupuk ikan sanggang di Kecamatan Bakumpai Kabupaten Barito Kuala. Penelitian dilakukan di Kecamatan Bakumpai, Kabupaten Barito Kuala, dengan mempertimbangkan banyaknya pengolah kerupuk ikan. Teknik analisis data menggunakan analisis keuntungan dan analisis kelayakan usaha. Analisis keuntungan bertujuan untuk mengetahui apakah usaha pengolahan kerupuk ikan menguntungkan, dengan kriteria apabila total penerimaan (TR) lebih besar dari total biaya (TC), maka usaha tersebut dikatakan menguntungkan (Soekartawi, 2003). Analisis kelayakan usaha dilakukan dengan pendekatan kriteria investasi yaitu Net Present Value (NPV), Net Benefit Cost Ratio (Net BCR), dan Internal Rate of Return (IRR). Analisis SWOT terhadap usaha pengolahan kerupuk ikan menunjukkan bahwa sektor ini memiliki potensi besar untuk berkembang. Usaha pengolahan kerupuk ikan Sanggang dapat dikatakan menguntungkan dan layak untuk dijalankan, terbukti dari nilai rata-rata keuntungan sebesar Rp27.640.927,00, Gross B/C, nilai NPV > 0, dan IRR > suku bunga. Strategi pengembangan usaha pengolahan kerupuk ikan Sanggang di Kecamatan Bakumpai, Kabupaten Barito Kuala, dapat difokuskan pada pemanfaatan keunggulan bahan baku lokal dan produk khas untuk meningkatkan daya saing di pasar domestik dan internasional. Selain itu, peningkatan kapasitas produksi melalui pelatihan SDM dan pendanaan pemerintah akan membantu mengatasi kekurangan perusahaan dalam hal modal dan teknologi, serta penerapan teknologi dan sertifikasi produk.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI