DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENGEMBANGKAN AKTIVITAS, KREATIVITAS DAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS MENGGUNAKAN KOMBINASI MODEL PROJECT BASED LEARNING, DIRECT INSTRUCTION DAN MEDIA BARANG BEKAS PADA ANAK KELOMPOK B DI TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL 1 BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | YENI HAFIZAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-07-31 |
ABSTRAK
Hafizah, Yeni. 2026.Mengembangkan Aktivitas, Kreativitas dan Keterampilan Motorik Halus Menggunakan Kombinasi Model Project Based Learning, Direct Instruction dan Media Barang Bekas pada Anak Kelompok B di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Banjarmasin. Skripsi Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Keguran dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing : Dr. Celia Cinantya, S. Kom, M.Pd.
Kata Kunci: Aktivitas Anak, Kreativitas, Aspek Motorik Halus, Model Project Based Learning, Direct Instruction dan Media Barang Bekas
Penelitian ini berlatar belakang pada rendahnya aktivitas anak, kreativitas dan keterampilan motorik halus anak dalam kegiatan menggunting sesuai dengan pola. Hal ini disebabkan oleh kurangnya kegiatan yang mendukung perkembangan motorik halus, sehingga pembelajaran menjadi kurang bermaka, cenderung bersifat satu arah dan pembelajaran bersifat abstrak. Kondisi ini berdampak pada rendahnya capaian perkembangan anak, serta belum tercapainya indikator motorik halus anak. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis aktivitas anak, kreativitas serta hasil aspek motorik halus anak dalam kegiatan menggunting sesuai dengan pola.
Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK), setting penelitian pada anak kelompok B di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Banjarmasin yang berjumlah 13 anak. Teknik pengumpulan data diperoleh melaui lembar observasi aktivitas guru, aktivitas anak, kreativitas anak dan aspek motorik halus anak. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik deskriptif kualitatif dijabarkan dengan tabel dan grafik. Indikator keberhasilan aktivitas guru dikatakan berhasil apabila memperoleh skor ≥26 dengan kategori “Sangat Baik”. Aktivitas anak dikatakan berhasil apabila secara klasikal dengan persentase ≥81 “Seluruh Anak Aktif”. Kreativitas anak mencapai persentase ≥81 kategori “Seluruh Anak Kreatif” dan hasil perkembangan motorik halus anak memperoleh skor 4 rentang skor ≥10 dengan kategori “Berkembang Sangat Baik (BSB)”.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 mendapatkan persentase 56%, pertemuan 2 mendapatkan persentase 75%, pertemuan 3 mendapatkan persentase 84% dan pertemuan 4 mendapatkan persentase 97%. Aktivitas Anak pertemuan 1 memperoleh persentase 23%, pertemuan 2 memperoleh persentase 31%, pertemuan 3 meperoleh persentase 69% dan pertemuan 4 meperoleh persentase 100%. Kreativitas anak pada pertemuan 1 mendapatkan persentase 23%, pertemuan 2 mendapatkan persentase 31%, pertemuan 3 mendapatkan persentase 77% dan pertemuan 4 mendapatkan persentase 100%. Hasil perkembangan motorik halus anak pada pertemuan 1 memperoleh persentase 23%, pertemuan 2 memperoleh persentase 38%, pertemuan 3 memperoleh persentase 69% dan pertemuan 4 memperoleh persentase 100%.
Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa melalui model Project Based Learning, Direct Instruction dan media Barang Bekas dapat meningkatkan aktivitas anak, kreativitas anak dan hasil keterampilan motorik halus anak dalam kegiatan menggunting sesuai dengan pola. Melalui penelitian ini, guru disarankan memilih pembelajaran yang menarik, aktif, inovatif dan kreatif.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI