DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENGEMBANGKAN ASPEK KOGNITIF ANAK DALAM MENGENAL KONSEP BILANGAN 1-10 MENGGUNAKAN MODEL LAMPU PADA KELOMPOK A TK MUTIARA HATI TANAH LAUT | |
| PENGARANG | : | SITI MASQOANAH NOOR QOAMAR | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-07-31 |
ABSTRAK
Noor Qoamar, Siti Masqoanah 2026. “Mengembangkan Aspek Kognitif Anak Dalam
Mengenal Konsep Bilangan 1-10 Menggunakan Model Lampu pada Kelompok
A TK Mutiara Hati Tanah Laut” Skripsi Program Studi S1 Pendidikan Guru
Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas
Lambung Mangkurat Banjarmasin. Dosen Pembimbing Dr. Noorhapizah, S.T.,
M.Pd.
Kata Kunci: Aspek Kognitif, Konsep Bilangan 1-10, Model Lampu.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan kognitif anak
dalam mengenal konsep bilangan 1–10. Hal ini disebabkan masih banyak anak yang
mengalami kesulitan dalam menyebutkan urutan bilangan dan memahami konsep bilangan.
Selain itu, strategi pembelajaran yang digunakan guru masih monoton, kurang bervariasi,
dan belum mampu meningkatkan keaktifan serta minat belajar anak sehingga anak mudah
bosan dalam mengikuti pembelajaran. Upaya pemecahan masalah dilakukan dengan
menerapkan model lampu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas guru,
aktivitas anak, dan hasil perkembangan aspek kognitif anak dalam mengenal konsep
bilangan 1–10 melalui penerapan model lampu dalam pembelajaran..
Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran (mixed methods) dengan jenis
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 4 pertemuan di Kelompok A
TK Mutiara Hati Tanah Laut Tahun Ajaran 2025/2026 dengan subjek 16 anak (8 laki-laki
dan 8 perempuan). Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas guru, aktivitas anak, dan
perkembangan aspek kognitif menggunakan lembar observasi. Indikator keberhasilan
ditetapkan pada aktivitas guru dengan skor ≥25 (Sangat Baik), aktivitas anak secara
klasikal ≥81% (Hampir Seluruh Anak Aktif), dan perkembangan aspek kognitif ≥81%
(Berkembang Sangat Baik).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pertemuan 1 aktivitas guru berada pada
kategori baik, aktivitas anak secara klasikal mencapai 6% dengan kriteria sangat sedikit
anak aktif, dan hasil perkembangan kognitif dalam mengenal konsep bilangan mencapai
13% dengan kriteria belum berkembang sesuai indikator keberhasilan. Pada pertemuan 2
aktivitas guru mengalami peningkatan dengan kategori baik, aktivitas anak meningkat
menjadi 31%, dan hasil perkembangan kognitif meningkat menjadi 25%. Pada pertemuan
3 aktivitas guru kembali meningkat dengan kategori sangat baik, aktivitas anak mencapai
75% dengan kriteria sebagian besar anak aktif, serta hasil perkembangan kognitif mencapai
75% dengan kriteria berkembang sesuai harapan. Pada pertemuan 4 aktivitas guru
mencapai kategori sangat baik dengan persentase 89%, aktivitas anak meningkat menjadi
94% dengan kriteria hampir seluruh anak aktif, dan hasil perkembangan kognitif mencapai
94% dengan kriteria Berkembang Sangat Baik.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model lampu
berhasil meningkatkan kualitas aktivitas guru, aktivitas anak, dan hasil perkembangan
aspek kognitif anak dalam mengenal konsep bilangan 1–10 sesuai dengan indikator
keberhasilan yang telah ditetapkan. Model lampu dapat dijadikan sebagai alternatif
pembelajaran yang inovatif, aktif, dan menyenangkan serta menjadi bahan masukan bagi
guru, kepala sekolah, dan peneliti selanjutnya dalam mengembangkan kemampuan kognitif
anak usia dini.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI