DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENGEMBANGKAN ASPEK MOTORIK HALUS MENGGUNAKAN KOMBINASI MODEL PROJECT BASED LEARNING METODE DEMONSTRASI DAN MEDIA PLAYDOUGH PADA KELOMPOK A TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL 1 BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | NUR SHODRINA MUTHMAINAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-07-31 |
Muthmainah, Nur Shodrina. 2026. Mengembangkan Motorik Halus Anak Menggunakan Kombinasi Project Based Learning Metode Demonstrasi dan Media Playdough pada Kelompok A TK Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Banjarmasin. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing: Dr. Faqihatuddiniyah, S.Pd., M.Pd.
Kata Kunci : Motorik Halus, Project Based Learning, Metode Demonstrasi, dan Media Playdough
Permasalahan penelitian ini rendahnya kemampuan motorik halus anak kelompok A dalam koordinasi mata dan tangan. Hal ini disebabkan oleh minimnya kegiatan yang mampu merangsang keterampilan motorik halus anak, serta kurang bervariasinya media pembelajaran yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas anak, dan menganalisis perkembangan motorik halus anak menggunakan kombinasi Project Based Learning metode Demonstrasi dan Media Playdough.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah kelompok A TK Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Banjarmasin yang berjumlah 12 orang anak. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif yang dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif dijabarkan dengan tabel dan grafik.
Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pada setiap pertemuan. Aktivitas guru meningkat dari skor 17 (Cukup Baik) pada pertemuan pertama menjadi skor 25 (Sangat Baik) pada pertemuan keempat. Keaktifan anak juga meningkat dari 17% (Sebagian Kecil Anak Aktif) menjadi 100% (Seluruh Anak Aktif). Begitu pula perkembangan motorik halus anak meningkat dari 17% menjadi 100% dengan kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan Berkembang Sangat Baik (BSB) pada pertemuan keempat.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penerapan kombinasi model Project Based Learning, metode Demonstrasi, dan media Playdough mampu meningkatkan aktivitas guru, aktivitas anak dan hasil perkembangan motorik halus anak dengan sangat baik dan seluruh anak aktif. Oleh karena itu, hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dan saran bagi kepala sekolah, guru, maupun peneliti selanjutnya dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI