DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN KEMANDIRIAN ANAK MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA PETA LABIRIN PADA KELOMPOK B TK RAHMATILLAH | |
| PENGARANG | : | JANATUL BASYARIAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-07-31 |
Basyariah, Janatul. 2026. Mengembangkan Kemampuan Pemecahan Masalah Dan Kemandirian Anak Menggunakan Model Problem Based Learning Berbantuan Media Peta Labirin Pada Kelompok B TK Rahmatillah. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing Chresty Anggreani, M.Pd.
Kata Kunci: Pemecahan masalah, Kemandirian, Problem Based Learning, Peta Labirin
Permasalahan pada penelitian ini adalah belum berkembangnya kemampuan pemecahan masalah dan kemandirian anak kelompok B. Hal ini disebabkan perhatian dan motivasi anak masih rendah, pembelajaran yang bersifat satu arah dan media kurang menarik. Upaya tersebut dilakukan melalui model Problem Based Learning berbantuan media peta labirin pada kelompok B TK Rahmatillah.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas guru, aktivitas anak, hasil perkembangan kemampuan pemecahan masalah dan kemandirian anak.
Pendekatan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang dirancang dalam 2 siklus yang pada setiap siklusnya terdapat 3 kali pertemuan. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi aktivitas guru, aktivitas anak dan hasil perkembangan pemecahan masalah dan kemandirian. Teknik pengumpulan data melalui observasi. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok B TK Rahmatillah yang berjumlah 10 orang anak.
Hasil penelitian ini menunjukkan aktivitas guru mengalami peningkatan yang setiap siklusnya dari siklus I aktivitas guru memperoleh persentase 70%, kemudian meningkat pada siklus II mencapai persentase 95%. Hasil aktivitas anak mengalami peningkatan, pada siklus I aktivitas anak mendapat persentase 49%, dan pada siklus II mengalami peningkatan dengan persentase 84% sehingga mencapai kategori “Sangat Aktif”. Hasil perkembangan kemampuan pemecahan masalah mengalami peningkatan dari siklus I dengan persentase 53% dan pada siklus II dengan persentase 82% dengan kategori berkembang sangat baik (BSB). Hasil kemampuan kemandirian mengalami peningkatan pada siklus I dengan persentase 48% dan pada siklus II dengan persentase 83% dengan kategori berkembang sangat baik (BSB).
Kesimpulan penelitian ini adalah melalui model Problem Based Learning berbantuan media peta labirin dapat mengembangkan kemampuan pemecahan masalah dan kemandirian anak pada kelompok B. Model Problem Based Learning dan media peta labirin ini diharapkan dapat menjadi sarana bagi guru untuk meningkatkan profesionalisme dalam pembelajaran yang menarik, menyenangkan, inovatif dan kreatif. Bagi peneliti selanjutnya penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi selanjutnya serta mengembangkan berbagai aspek perkembangan anak, tidak hanya kemampuan pemecahan masalah dan kemandirian.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI