DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENGARUH MODEL KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KELAS XI DI SMAN 10 BANJARMASIN
PENGARANG:AHMAD SYAFI'I MA'ARIF
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-07-31


ABSTRAK

Ahmad Syafi'i Ma'arif. 2026. Pengaruh Model Kooperatif Tipe Group

Investigation terhadap Kemandirian Belajar Siswa pada Mata Pelajaran

Sejarah Kelas XI di SMAN 10 Banjarmasin. Pembimbing: (1) Sriwati, M.Pd.;

(2) Melisa Prawitasari, M.Pd.

Kemandirian belajar merupakan kompetensi penting dalam pendidikan

abad ke-21 yang diperkuat melalui Kurikulum Merdeka. Namun, observasi awal di

SMAN 10 Banjarmasin menunjukkan siswa kelas XI masih bergantung tinggi pada

guru dalam pembelajaran sejarah, ditandai rendahnya inisiatif dan minimnya

diskusi aktif akibat dominasi pembelajaran konvensional. Penelitian ini bertujuan

mendeskripsikan pengaruh model kooperatif tipe group investigation terhadap

kemandirian belajar siswa pada mata pelajaran sejarah kelas XI di SMAN 10

Banjarmasin. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi

eksperimen non-equivalent control group design. Sampel terdiri dari kelas XI E

sebagai kelas eksperimen sebanyak 31 siswa dan kelas XI A sebagai kelas kontrol

sebanyak 33 siswa. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert 27 butir

pernyataan berdasarkan lima indikator Zimmerman (2002) yang telah diuji validitas

dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan uji Shapiro Wilk, uji Levene, uji

Mann Whitney U, uji N-Gain, uji effect size, dan uji effect size per indikator dengan

bantuan SPSS versi 27. Hasil uji Mann-Whitney U menunjukkan nilai U = 234,500,

Z = -3,723, dan Asymp. Sig. (2-tailed) < 0,001 (p < 0,05), sehingga H? diterima yang

berarti terdapat pengaruh yang signifikan. Rata-rata N-Gain score sebesar 0,2580

(kategori rendah) dengan N-Gain persen 34,83% mengindikasikan peningkatan

dalam kelas eksperimen belum mencapai taraf optimal. Perhitungan effect size

menghasilkan r = 0,465 yang tergolong kategori sedang. Analisis effect size per

indikator menunjukkan self monitoring memperoleh nilai tertinggi (r = 0,644),

diikuti self motivation (r = 0,600), self control (r = 0,560), self reflection (r = 0,553),

dan forethought (r = 0,494). Dengan demikian, model kooperatif tipe group

investigation terbukti berpengaruh signifikan dengan effect size sedang terhadap

kemandirian belajar siswa dalam pembelajaran sejarah kelas XI di SMAN 10

Banjarmasin.

Kata Kunci: Model Kooperatif, Group Investigation, Kemandirian Belajar,

Pembelajaran Sejarah.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI