DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENGEMBANGKAN ASPEK KEMANDIRIAN DAN MOTORIK KASAR MENGGUNAKAN KOMBINASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING, DIRECT INSTRUCTION DAN MEDIA PERMAINAN HOPSCOTCH PADA KELOMPOK B TK AMALIA BANJARMASIN
PENGARANG:MELIYA ARYANI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-07-31


Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kemandirian dan kemampuan motorik kasar anak dalam melakukan gerakan tubuh secara terkoordinasi. Hal ini disebabkan oleh kurang bervariasinya pembelajaran yang disajikan sehingga anak kurang aktif dan antusias dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujan untuk mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis aktivitas anak, kemandirian dan menganalisis hasil perkembangan motorik kasar anak.

Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dan jenis penelitian Penelitian Tindakan Kelas, dilaksanakan dengan 4 pertemuan. Setting penelitian ini adalah anak kelompok B TK Amalia Banjarmasin dengan jumlah anak 14 orang anak. Data diperoleh dari lembar hasil observasi aktivitas guru, anak, kemandirian dan hasil capaian perkembangan motorik kasar anak. Teknik pengumpulan data yang dilakukan observasi dengan analisis data kualitatif.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan I mendapat skor 16, pertemuan II mendapat skor 20, pertemuan III mendapat skor 21, dan pertemuan IV mendapat skor 25. Aktivitas anak pada pertemuan I memperoleh persentase 21%, pertemuan II memperoleh persentase 57%, pertemuan III memperoleh persentase 71%, dan pertemuan IV memperoleh 86%. Kemandirian anak pada pertemuan I memperoleh persentase 14%, pertemuan II memperoleh persentase 43%, pertemuan III memperoleh persentase 64%, dan pertemuan IV memperoleh 86%. Hasil perkembangan motorik kasar pada pertemuan I memperoleh persentase 21%, pertemuan II memperoleh persentase 50%, pertemuan III memperoleh persentase 78%, dan pertemuan IV memperoleh 93%.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan penggunaan kombinasi model Problem Based Learning, Direct Instruction, dan media permainan hopscotch efektif dapat mengembangkan aktivitas, kemandirian, serta aspek motorik kasar anak. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan dalam merancang pembelajaran PAUD yang aktif dan bermakna. Diharapkan bagi guru, kepala sekolah dan peneliti selanjutnya dapat menjadi salah satu alternatif saat memilih model pembelajaran secara keseluruhan.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI