DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENGEMBANGKAN ASPEK MOTORIK HALUS ANAK DALAM MENEMPEL GAMBAR DENGAN TEPAT KOMBINASI MODEL PROJECT BASED LEARNING DAN DIRECT INSTRUCTION DENGAN MEDIA BAHAN ALAM PADA KELOMPOK B TK IDHATA II BANJARMASIN
PENGARANG:KARMILA SARI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-07-31


Sari, Karmila. 2026. Mengembangkan Aspek Motorik Halus Anak Dalam     Menempel Gambar Dengan Tepat Kombinasi Project Based Learning Dan Direct Instruction Dengan Media Bahan Alam pada Kelompok B TK Idhata II Banjarmasin. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing Nahdia Fitri Rahmaniah S.Pd., M.Pd.

Kata Kunci: Motorik Halus, Project Based Learning, Direct Instruction, Bahan Alam.

Permasalahan dari penelitian ini adalah rendahnya kemampuan motorik halus anak pada kelompok B TK Idhata II Banjarmasin dalam mengembangkan kemampuan motorik halus anak menempel gambar dengan tepat. Hal ini disebabkan kurangnya kegiatan yang melatih kemampuan motorik halus anak seperti menempel dan media yang guru gunakan kurang menarik dampaknya kemampuan anak dalam keterampilan motorik halus anak tidak akan berkembang optimal. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas anak dan hasil perkembangan motorik halus anak.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas, yang dilaksanakan selama 4 pertemuan dengan jumlah anak 17 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar dan rubrik observasi aktivitas guru, aktivitas anak, dan hasil perkembangan motorik halus anak. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dari hasil analisis lembar observasi aktivitas guru, aktivitas anak, dan perkembangan motorik halus.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) aktivitas guru terlaksana dengan baik dari pertemuan 1 sampai 3 dan pertemuan 4 sangat baik, (2) aktivitas anak pada pertemuan 1 mendapatkan persentase 13% dengan kategori “Hampit Tidak Ada Anak Aktif” dan terus meningkat hingga pertemuan 4 mendapat persentase 100% dengan kategori “Seluruh Anak Aktif”, (3) Hasil perkembangan motorik halus anak dalam menempel gambar dengan tepat pada pertemuan 1 mendapatkan persentase 0% dan terus meningkat pada pertemuan 4 mendapat persentase 100% dengan kategori "Berkembang Sangat Baik".

Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kombinasi model Project Based Learning dan Direct Instruction dengan media bahan alam dapat meningkatkan hasil belajar anak. Pada aktivitas guru mencapai kriteria sangat baik dan aktivitas anak mencapai kriteria sangat aktif serta perkembangan aspek motorik halus anak mencapai kriteria berkembang sangat baik.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI