DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENGEMBANGKAN KEMANDIRIAN DAN ASPEK MOTORIK HALUS ANAK MENGGUNAKAN MODEL PROJECT BASED LEARNING, METODE DEMONSTRASI, DAN MEDIA POMPOM PADA KELOMPOK A DI TK BATU MERAH BANJARMASIN
PENGARANG:ANITA ARIANI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-01


Ariani, Anita. 2026. Mengembangkan Kemampuan Motorik Halus Anak melalui Kombinasi Model Project Based Learning, Metode Demonstrasi, dan Media Pompom pada Kelompok A di TK Batu Merah Banjarmasin. Skripsi, Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Dr. Ratna Purwanti, S.Pd., M.Pd.

Kata Kunci: Motorik Halus, Project Based Learning, Metode Demonstrasi, Media Pompom.

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya perkembangan kemampuan motorik halus anak kelompok A di TK Batu Merah Banjarmasin, khususnya dalam kegiatan menggunting dan menempel sesuai dengan pola yang telah diberikan. Kondisi tersebut disebabkan oleh keterlibatan anak dalam kegiatan pembelajaran yang masih terbatas serta strategi dan media pembelajaran yang digunakan masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses pembelajaran yang meliputi aktivitas guru, aktivitas anak, perkembangan kemandirian, serta perkembangan kemampuan motorik halus melalui penerapan kombinasi model Project Based Learning (PjBL), metode demonstrasi, dan media pompom.

Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat kali pertemuan dengan melibatkan 11 anak kelompok A di TK Batu Merah Banjarmasin. Data diperoleh melalui kegiatan observasi yang berfokus pada pelaksanaan aktivitas guru, keterlibatan anak, perilaku kemandirian, dan perkembangan kemampuan motorik halus. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran mengalami peningkatan dan mencapai kategori sangat baik. Aktivitas anak mencapai kategori “hampir seluruh anak aktif” sebesar 91%, perkembangan kemandirian anak mencapai kategori “hampir seluruh anak mandiri” sebesar 64%, sedangkan perkembangan kemampuan motorik halus anak mencapai ketuntasan klasikal sebesar 91% dengan kategori “berkembang sangat baik.” Penerapan model Project Based Learning (PjBL) yang dikombinasikan dengan metode demonstrasi dan media pompom mendukung pengelolaan pembelajaran yang lebih efektif, mendorong keterlibatan aktif dan kemandirian anak, serta berkontribusi terhadap perkembangan kemampuan motorik halus. Anak menjadi lebih terampil dalam mengoordinasikan gerakan tangan dan jari, menggunting, menempel, serta menyelesaikan kegiatan proyek secara mandiri.

Berdasarkan hasil penelitian, penerapan model Project Based Learning (PjBL) yang didukung oleh metode demonstrasi dan media pompom memberikan hasil positif dalam meningkatkan keterlibatan anak dalam pembelajaran, kemandirian, dan perkembangan kemampuan motorik halus pada kelompok A di TK Batu Merah Banjarmasin.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI