DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Pengaruh Kepemimpinan Instruksional, Budaya Kerja, dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Guru SDN di Kecamatan Kelumpang Hilir
PENGARANG:NUR KHOLIS USMAN
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-01


ABSTRAK

Nur Kholis Usman. 2026. Pengaruh Kepemimpinan Instruksional, Budaya Kerja, dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Guru SDN di Kecamatan Kelumpang Hilir. Tesis. Program Studi Magister Administrasi Pendidikan, Program Pascasarjana Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Hj. Aslamiah, M.Pd., Ph.D.; (II) Prof Drs. Ahmad Suriansyah, M.Pd., Ph.D.

Korespondensi : aslamiah@ulm.ac.id

 

Kata Kunci: kepemimpinan instruksional, budaya kerja, motivasi kerja, kinerja guru, analisis jalur

 

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan instruksional, budaya kerja, dan motivasi kerja terhadap kinerja guru SDN di Kecamatan Kelumpang Hilir, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui motivasi kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto dan analisis jalur (path analysis). Populasi penelitian berjumlah 158 guru, sedangkan sampel sebanyak 113 guru yang ditentukan menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang telah memenuhi persyaratan validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif, uji prasyarat, regresi linear berganda, uji Sobel, dan analisis jalur.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kepemimpinan instruksional berada pada kategori sedang, budaya kerja berada pada kategori tinggi, motivasi kerja berada pada kategori sedang, dan kinerja guru berada pada kategori tinggi; (2) kepemimpinan instruksional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru dengan koefisien regresi β = 0,136, t = 2,893, danp = 0,005; (3) budaya kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru dengan koefisien regresi β = 0,135 dan p < 0,05; (4) motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru dengan koefisien regresi β = 0,387,t = 7,171, danp = 0,000; (5) kepemimpinan instruksional berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja dengan koefisien β = 0,378; (6) budaya kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja dengan koefisien β = 0,438; (7) kepemimpinan instruksional berpengaruh tidak langsung terhadap kinerja guru melalui motivasi kerja sebesar 0,146 (0,378 × 0,387); dan (8) budaya kerja berpengaruh tidak langsung terhadap kinerja guru melalui motivasi kerja sebesar 0,169 (0,438 × 0,387). Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa model pertama mampu menjelaskan 59,4% variasi kinerja guru (R² = 0,594), sedangkan model kedua mampu menjelaskan 37,9% variasi motivasi kerja (R² = 0,379).

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan instruksional, budaya kerja, dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Motivasi kerja juga terbukti berperan sebagai variabel mediasi yang memperkuat pengaruh kepemimpinan instruksional dan budaya kerja terhadap kinerja guru SDN di Kecamatan Kelumpang Hilir.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI