DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENGEMBANGKAN KEMANDIRIAN DAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI PROJECT BASED LEARNING (PJBL) DENGAN TEKNIK CETAK STENSIL MENGGUNAKAN MEDIA GLITTER PADA KELOMPOK B TK TUNAS BANGSA | |
| PENGARANG | : | WASILAH HUMAIRA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-03 |
Humaira, Wasilah. 2026. “Mengembangkan Kemandirian dan Motorik Halus Anak melalui Project Based Learning (PjBL) dengan Teknik Cetak Stensil menggunakan Media Glitter pada Kelompok B TK Tunas Bangsa”. Skripsi Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing: Fithrii Muzdalifah, M.Pd.
Kata Kunci: Kata Kunci: Aktivitas; Cetak Stensil; Glitter; Kemandirian; Motorik Halus
Penelitian ini dilatar belakangi tingkat kemandirian yang rendah dan kemampuan motorik halus anak yang kurang berkembang. Hal ini terjadi karena keterbatasan alat dan media yang digunakan untuk kegiatan kemandirian dan motorik halus, sehingga guru hanya fokus pada kegiatan LKPD, bahkan dalam mengerjakan tugas anak tidak diberi kesempatan untuk memilih sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami aktivitas guru, aktivitas anak, kemandirian anak, serta perkembangan motorik halus anak dengan menggunakan model project based learning yang memanfaatkan teknik cetak stensil dan media glitter.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan selama 4 pertemuan. Subjek penelitian ini mencakup 14 anak dari kelompok B di TK Tunas Bangsa pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi. Analisis data menerapkan teknik deskriptif dalam bentuk rublik penilaian dan instrumen penelitian yang selanjutnya diinterpretasikan dengan menggunakan kategori pada masing-masing indikator keberhasilan aktivitas guru, aktivitas anak, kemandirian anak, dan hasil perkembangan motorik halus anak.
Hasil penelitian menunjukan bahwa aktivitas guru pertemuan I memperoleh skor 10 kategori “Kurang Baik” meningkat disetiap pertemuan hingga mencapai skor 23 kategori “Sangat Baik” pada pertemuan IV. Aktivitas anak pada pertemuan I mecapai 7% kategori “Hampir Tidak Ada Anak Aktif” meningkat disetiap pertemuan hingga pada pertemuan terakhir mencapai 100% kategori “Seluruh Anak Aktif”. Kemandirian anak pertemuan I memperoleh 0% kategori “Tidak Ada Anak Mandiri” meningkat disetiap pertemuan hingga pada pertemuan terakhir mencapai 100% kategori “Seluruh Anak Mandiri”. Hasil perkembangan motorik halus anak pertemuan I memperoleh 0% dengan kategori “Belum Berkembang (BB)” meningkat disetiap pertemuan hingga pada pertemuan terakhir mencapai 100% dengan kategori “Berkembang Sangat Baik (BSB)”.
Dapat disimpulkan bahwa melalui Model Project Based Learning dengan teknik cetak stensil menggunakan media glitter dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas anak, kemandirian dan hasil aspek motorik halus anak. Melalui penelitian ini disarankan penggunaan model tersebut dapat sebagai salah satu alternatif dalam kepentingan pendidikan anak usia dini khususnya untuk pengembangan kemandirian dan aspek motorik halus anak.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI