DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS DALAM MENGKOORDINASIKAN MATA DAN TANGAN MENGGUNAKAN MODEL PjBL, METODE DRILL AND PRACTICE DAN MEDIA KOKORU PADA KELOMPOK A DI TK KARYA IBU
PENGARANG:NADILA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-03


Nadila, 2026. “Mengembangkan Keterampilan Motorik Halus dalam 

Mengkoordinasikan Mata dan Tangan Menggunakan Model Pjbl, Metode 

Drill and Practice dan Media Kororu Pada Kelompok A di TK Karya Ibu”.

Skripsi Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas 

Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat 

Banjarmasin. Pembimbing: Fithrii Muzdalifah, M.Pd

Kata Kunci: Aktivitas, Motorik Halus, Drill and Practice, Media Kokoru

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan aspek 

motorik halus anak dalam mengkoordinasikan mata dan tangan. Hal ini disebabkan 

kurangnya anak mendapatkan kesempatan yang cukup untuk terlibat aktif dalam 

kegiatan pembelajaran. Kegiatan pembelajaran di kelas lebih banyak menggunakan 

Lembar Kerja Peserta Didik, selain itu kegiatan pembelajaran yang masih kurang 

bervariasi dan lebih banyak berpusat pada guru. Penelitian ini bertujan untuk 

mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis aktivitas anak, dan menganalisis hasil 

perkembangan motorik halus anak.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian 

Tindakan Kelas dengan dilaksanakan nya 4 pertemuan. Subjek penelitian adalah 11 

anak kelompok A TK Karya Ibu. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar 

dan rubrik observasi aktivitas guru, aktivitas anak, dan hasil perkembangan motorik 

halus anak. Penelitian ini menggunakan teknik analisis kualitatif dari hasil analisis 

lembar observasi aktivitas guru, aktivitas anak, dan perkembangan motorik halus.

Hasil penelitian yang telah dilaksanakan selama 4 pertemuan menunjukkan 

adanya peningkatan pada setiap aspek yang diteliti. Aktivitas guru meningkat dari 

persentase 57% pada pertemuan pertama menjadi persentase 96% pada pertemuan 

keempat dengan kategori “Sangat Baik”. Aktivitas anak meningkat dari 9% menjadi 

91% dengan kategori “Seluruh Anak Aktif”. Perkembangan motorik halus anak 

juga meningkat dari 27% dengan kategori “Belum Berkembang” menjadi 91% 

dengan kategori “Berkembang Sangat Baik”.

Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dalam 

mengembangkan motorik halus anak dalam mengkoordinasikan mata dan tangan 

menggunakan Pjbl, metode Drill and Practice dan media kokoru dapat 

meningkatkan aktivitas guru, aktivitas anak dan hasil perkembangan motorik halus 

dengan baik. Disarankan bagi kepala sekolah dalam pembinaan guru dan 

penyediaan fasilitas pembelajaran, bagi guru sebagai alternatif dalam memilih 

model dan kegiatan pembelajaran untuk mengembangkan motorik halus anak, serta 

bagi peneliti selanjutnya sebagai referensi dalam pelaksanaan penelitian terkait 

pendidikan anak usia dini.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI