DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | STRATEGI PEMASARAN OLEH-OLEH KHAS MELALUI DEKRANASDA TANAH LAUT | |
| PENGARANG | : | SITI KHAIRUN NISA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-03 |
Siti Khairun Nisa, 2026. Strategi Pemasaran Oleh-Oleh Khas Melalui Dekranasda Tanah Laut. Skripsi Jurusan Pendidikan Sosiologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Dr. Nasrullah, S.Sos., I., M.A.
Kata Kunci: Strategi Pemasaran, Dekranasda, Oleh-Oleh Khas.
Oleh-oleh khas merupakan produk budaya lokal yang memiliki nilai ekonomi sekaligus menjadi identitas suatu daerah. Dekranasda Tanah Laut sebagai Lembaga yang membina dan mempromosikan berbagai produk kerajinan serta oleh-oleh khas yang dihasilkan oleh para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM). Namun, dalam pelaksanaan promosi ini masih terdapat berbagai tantangan, seperti keterbatasan sumber daya manusia dan belum optimalnya penggunaan promosi digital. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Untuk mengetahui upaya apa yang dilakukan Dekranasda Tanah Laut dalam mempromosikan oleh-oleh khas. (2) Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam mempromosikan oleh-oleh khas melalui Dekranasda Tanah Laut.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Informan penelitian berjumlah 5 orang. Pemilihan informan menggunakan purposive sampling yang terdiri dari 3 pengurus Dekranasda Tanah Laut dan 2 pengunjung Galeri Dekranasda Tanah Laut. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengujian keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Upaya Dekranasda Tanah Laut dalam mempromosikan oleh-oleh khas dilakukan melalui strategi promosi berupa penataan ruang galeri yang menarik dan terorganisir, ikut partisipasi dalam berbagai pameran tingkat daerah, nasional, dan internasional, serta penetapan harga yang disesuaikan dengan kualitas produk. Selain itu, promosi juga dilakukan melalui media sosial seperti Instagram, Facebook, dan WhatsApp untuk memperluas jangkauan pemasaran. (2) Faktor pendukung promosi meliputi lokasi galeri yang strategis, dukungan pemerintah daerah, dan potensi produk lokal yang khas sebagai identitas daerah. Faktor penghambatnya meliputi terbatasnya sumber daya manusia serta kurang optimalnya promosi digital.
Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan bagi penelitian selanjutnya yang memiliki ketertarikan untuk meneliti objek penelitian yang sama tentang strategi pemasaran/promosi oleh-oleh melalui Deknasda Tanah Laut, diharapkan dapat lebih mengembangkan mengenai strategi pemasaran lokal dengan cangkupan yang lebih luas, serta dapat menggunakan hasil penelitian ini sebagai bahan referensi.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI