DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN KEGIATAN OPERASIONAL TEMPAT PENGOLAHAN SAMPAH TERPADU (TPST) DESA TELANG, KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH | |
| PENGARANG | : | NUR SALSABILA AMINAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-03 |
Peningkatan jumlah penduduk di Kabupaten Hulu Sungai Tengah berimplikasi langsung terhadap peningkatan volume timbulan sampah, yang mendorong rencana pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Desa Telang, Kecamatan Batang Alai Utara. Fasilitas ini mengintegrasikan pemilahan, pengomposan, dan produksi Refuse Derived Fuel (RDF). Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi komponen kegiatan operasional, jenis dampak lingkungan, serta memprakirakan besaran dampak terhadap kualitas udara, kebisingan, dan kualitas air limbah. Pendekatan penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dengan model matematis, faktor emisi IPCC 2006, model dispersi Gaussian, dan perhitungan beban pencemar. Hasil analisis menunjukkan bahwa emisi partikulat total dari 20 unit mesin RDF mencapai 4,776 kg/hari (1,43 ton/tahun), dengan kontribusi terbesar dari pre-shredder (2,400 kg/hari). Emisi gas buang kendaraan operasional (40 truk) menghasilkan NOx sebesar 0,90 kg/hari. Emisi gas metana dari proses pengomposan diprakirakan sebesar 1,26 ton CH4/tahun (35,28 ton CO2e/tahun). Tingkat kebisingan kendaraan operasional mencapai 71,76 dBA pada jarak 50 m dan mesin pre-shredder mencapai 79,54 dBA. Debit air lindi dari pengomposan diprakirakan sebesar 0,27 m³/hari dengan beban COD 4,860 kg/hari dan BOD 2,295 kg/hari. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar penyusunan upaya pengelolaan dan pemantauan lingkungan sebelum fasilitas beroperasi.
Kata kunci: Dampak lingkungan, Pengelolaan sampah, Refuse Derived Fuel (RDF), TPST Desa Telang, Hulu Sungai Tengah
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI