DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENGEMBANGKAN KEMANDIRIAN DAN ASPEK MOTORIK HALUS ANAK MENGGUNAKAN MODEL PROJECT BASED LEARNING, DIRECT INSTRUCTION DAN MEDIA FLAIR PADA KELOMPOK A TK HIDAYAH BANJARMASIN TIMUR | |
| PENGARANG | : | MELY NUR JULIANA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-03 |
Juliana, Mely Nur, 2026. MENGEMBANGKAN KEMANDIRIAN DAN ASPEK MOTORIK HALUS ANAK MENGGUNAKAN MODEL PROJECT BASED LEARNING, DIRECT INSTRUCTION DAN MEDIA FLAIR PADA KELOMPOK A TK HIDAYAH BANJARMASIN TIMUR. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing Dr. Ratna Purwanti, S.Pd., M.Pd.
Kata Kunci:Kemandirian, Motorik Halus, Project Based Learning, Direct Instruction, Media Flair, Anak Usia Dini.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kemandirian, dan aspek motorik halus anak. Hal ini disebabkan karena aktivitas pembelajaran belum menekankan latihan secara berulang dalam kegiatan yang melatih koordinasi jari, tangan, dan mata belum berlangsung secara optimal dan rendahnya tingkat kemandirian anak dalam menyelesaikan tugas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas anak dan kemandirian anak, serta menganalisis peningkatan hasil capaian aspek motorik halus anak.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan 4 kali pertemuan. Setting penelitian pada 13 anak kelompok A TK Hidayah Banjarmasin Timur. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik deskriptif kualitatif serta analisis cross tabulasi yang dijabarkan dengan tabel, grafik, interpretasi melalui persentase.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru mengalami peningkatan dari pertemuan ke-1 dengan skor 23 dengan kategori ”Baik” dan terus meningkat sampai dengan pertemuan ke-4 dengan skor 29 dengan kategori ”Sangat Baik”. Hasil aktivitas anak mengalami peningkatan pada pertemuan ke-1 dengan persentase 15% dengan kategori ”Hampir Tidak Ada Anak Aktif” dan sampai dengan pertemuan ke-4 dengan persentase 85% dengan kategori ”Hampir Seluruh Anak Aktif”. Kemandirian anak mengalami peningkatan pada pertemuan ke-1 dengan persentase 8% dengan kategori ”Hampir Tidak Ada Anak Mandiri” dan sampai dengan pertemuan ke-4 dengan persentase 92% dengan kategori ”Seluruh Anak Mandiri”. Hasil capaian aspek motorik halus anak mengalami peningkatan pada pertemuan ke-1 dengan persentase 23% dengan kategori ”Belum Berkembang” dan sampai pertemuan ke-4 dengan persentase 92% dengan kategori ”Berkembang Sangat Baik”
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Project Based Learning, Direct Instruction, dan media Flair efektif dapat mengembangkan aktivitas, kemandirian, serta aspek motorik halus anak. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan dalam merancang pembelajaran PAUD yang aktif dan bermakna.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI