DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Analisis CIPP (Context, Input, Process & Product) Dalam Evaluasi Program Pelayanan tanah Akhir Pekan (PELATARAN) Di Kantor Pertanahan Kota Banjarmasin | |
| PENGARANG | : | ANNISA SAFITRI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-04 |
ABSTRAK
Annisa Safitri, 2110411220049, 2026, “Analisis CIPP (Context, Input, Process, Product) Dalam Evaluasi Program Pelayanan Tanah Akhir Pekan (PELATARAN) Di Kantor Pertanahan Kota Banjarmasin”. Di bawah bimbingan Thaufik Arbain selaku Dosen Pembimbing.
Penelitian ini berangkat dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang pertanahan melalui berbagai inovasi pelayanan. Salah satu inovasi tersebut adalah Program Pelayanan Tanah Akhir Pekan (PELATARAN) yang diluncurkan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) sebagai wujud komitmen menghadirkan layanan yang lebih mudah diakses oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Pelayanan Tanah Akhir Pekan (PELATARAN) di Kantor Pertanahan Kota Banjarmasin dengan analisis CIPP (Context, Input, Process, Product) sertan mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat pelaksanaan Program Pelayanan Tanah Akhir Pekan (PELATARAN) di Kantor Pertanahan Kota Banjarmasin dengan analisis CIPP (Context, Input, Process, Product).
Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan tipe deskriptif. Dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini ialah Kepala Subbagian Tata Usaha (1 orang), Petugas Loket Pelayanan Kantor Pertanahan Kota Banjarmasin (1 orang), Petugas Loket PELATARAN (1 orang), dan Pemohon pada pelaksanaan PELATARAN (5 orang).
Hasil menunjukkan secara keseluruhan pelaksanaan Program PELATARAN di Kantor Pertanahan Kota Banjarmasin dapat dikatakan telah berjalan cukup baik. Hal ini terlihat dari hasil penelitian yang menunjukkan bahwa program telah dilaksanakan untuk memberikan kemudahan akses pelayanan pertanahan kepada masyarakat di luar hari kerja. Dari aspek context, program dilaksanakan berdasarkan kebutuhan masyarakat akan layanan yang lebih fleksibel. Dari aspek input, program didukung oleh sumber daya, sarana prasarana, dan prosedur yang memadai. Dari aspek process, pelaksanaan pelayanan telah berjalan sesuai mekanisme yang ditetapkan. Sementara dari aspek product, program telah memberikan alternatif waktu pelayanan bagi masyarakat yang tidak dapat mengurus keperluan pertanahan pada hari kerja. Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa kendala, yaitu belum meratanya penyebaran informasi mengenai jenis layanan yang tersedia dalam Program PELATARAN serta masih rendahnya jumlah masyarakat yang memanfaatkan layanan pada akhir pekan. Oleh karena itu, disarankan agar dilakukan peningkatan sosialisasi serta penambahan jenis layanan dalam Program PELATARAN guna meningkatkan pemanfaatan program dan mengoptimalkan efektivitas pelaksanaannya.
Kata kunci : Program Pelayanan, Evaluasi Program, Program PELATARAN
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI