DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PERAN HOST LIVE DALAM BERINTERAKSI SOSIAL PADA RUANG DIGITAL AKUN TIKTOK @RIZKY.CHIKAY
PENGARANG:NABELLA LAURA OCTAVIANTO
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-04


Perkembangan TikTok menghadirkan fitur live streaming sebagai ruang komunikasi yang berlangsung secara real-time dan partisipatif. Akun TikTok @rizky.chikay dipilih sebagai objek penelitian karena memiliki lebih dari dua juta pengikut, melaksanakan siaran langsung secara berkelanjutan dengan sistem pergantian shift, serta menunjukkan interaksi yang khas antara host dan penonton. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan peran host live dalam mengkonstruksi interaksi sosial di ruang digital; dan (2) mengidentifikasi bentuk interaksi sosial asosiatif dan disosiatif yang muncul selama kegiatan live streaming.

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan informan yang dipilih melalui teknik purposive sampling, yaitu pemilik akun dan para host @rizky.chikay. Data dikumpulkan melalui observasi nonpartisipatif selama Februari–Maret 2026, wawancara semiterstruktur, dan dokumentasi berupa tangkapan layar komentar penonton. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) host live berperan dalam interaksi sosial melalui pembukaan siaran yang hangat, penggunaan bahasa informal dan sapaan khas “mami”, komunikasi dua arah yang responsif, konsistensi siaran selama 24 jam dengan sistem shift, serta ajakan berpartisipasi melalui komentar, like, share, dan testimoni penonton; dan (2) bentuk interaksi sosial terdiri atas proses asosiatif dan disosiatif. Proses asosiatif terutama berbentuk kerja sama melalui kegiatan tanya jawab, pertukaran informasi mengenai harga, ongkos kirim, stok, pengalaman pembelian, serta dukungan antarpengguna. Proses disosiatif terutama berbentuk persaingan untuk memperoleh harga promosi, stok produk, kesempatan melakukan checkout, dan perhatian dari host. Persaingan tersebut tidak selalu bersifat negatif karena turut meningkatkan keaktifan penonton. Selama penelitian tidak ditemukan konflik terbuka yang dominan.

Hasil penelitian ini dapat menjadi bahan evaluasi bagi host dan pengelola akun dalam membangun komunikasi digital yang lebih terarah, responsif, dan tetap menghargai penonton.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI