DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Tradisi Pesta Gotilon Pada Huria Kristen Batak Protestan Ressort Banjarmasin Tahun 1998-2025 | |
| PENGARANG | : | RAFLESIA NAPITUPULU | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-04 |
Raflesia Napitupulu. 2026. Tradisi Pesta Gotilon Pada Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Ressort Banjarmasin Tahun 1998-2025. (Pembimbing Utama: Dr. Wisnu Subroto, S.S.M.A. dan Pembimbing Pendamping: Dr. Mansyur, S.Pd., M. Hum.)
Tradisi Pesta Gotilon merupakan salah satu warisan budaya masyarakat Batak yang masih dilaksanakan dalam lingkungan Gereja HKBP, termasuk di HKBP Ressort Banjarmasin. Tradisi ini berfungsi sebagai ungkapan syukur atas hasil panen sekaligus mengandung nilai religius, sosial, dan budaya. Namun, perkembangan zaman, modernisasi, serta kondisi masyarakat Batak di perantauan telah memengaruhi pelaksanaan tradisi tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji latar belakang pelaksanaan Pesta Gotilon, tahapan pelaksanaannya, serta perkembangan tradisi tersebut di HKBP Ressort Banjarmasin selama periode 1998-2025.
Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang meliputi tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Data diperoleh melalui observasi langsung di HKBP Ressort Banjarmasin, wawancara dengan pendeta, sintua, pengurus gereja, dan jemaat, serta studi dokumentasi berupa foto kegiatan, buku, jurnal, dan berbagai sumber tertulis lainnya. Seluruh data kemudian dianalisis secara kritis untuk merekonstruksi perkembangan Tradisi Pesta Gotilon.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pesta Gotilon tetap dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan dan sarana mempererat hubungan sosial antarjemaat. Pelaksanaannya meliputi persiapan, ibadah, tortor, pemberian hasil panen, lelang persembahan, hingga evaluasi kegiatan. Selama periode 1998-2025, tradisi ini mengalami perkembangan dalam bentuk pelaksanaan, perlengkapan, dan tingkat partisipasi jemaat yang dipengaruhi oleh modernisasi, teknologi, serta kondisi geografis masyarakat Batak perantauan.
Kesimpulan penelitian Pesta Gotilon tetap dipertahankan sebagai bagian dari pelestarian budaya Batak. Tradisi ini mengalami transformasi makna, dari sekadar ritual syukur menjadi simbol identitas budaya dan sarana memperkuat kebersamaan masyarakat Batak, khususnya di perantauan seperti Banjarmasin.
Kata Kunci: Pesta Gotilon, Huria Kristen Batak Protestan, Tradisi Keagamaan, Dinamika Budaya.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI