DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENGEMBANGKAN KERJASAMA DAN BAHASA MENGGUNAKAN PLASTIC KELOMPOK B TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL 1 BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | RUMSEH ALMAIDAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-04 |
Almaidah, Rumseh (2026) Mengembangkan Kerjasama dan Bahasa Menggunakan Model Plastic (Problem Based Learning, Talking Stick, dan Media Flashcard) pada Kelompok B TK Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Banjarmasin. Skripsi S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing Prof. Drs. Ahmad Suriansyah, M.Pd., Ph.D.
Kata Kunci: Kerjasama, Bahasa, Problem Based Learning, Talking Stick, Flashcard.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan kerjasama dan perkembangan aspek bahasa anak dalam menyebutkan simbol huruf pada kelompok B TK Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Banjarmasin. Kondisi tersebut terlihat dari masih banyak anak yang belum mampu bekerja sama dalam kelompok dan belum mampu menyebutkan simbol huruf dengan tepat. Hal ini disebabkan pembelajaran yang kurang menarik, bersifat satu arah, tidak dikemas dalam bentuk permainan, serta penggunaan model dan media pembelajaran yang kurang bervariasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas anak, kerjasama anak, dan menganalisis hasil perkembangan aspek bahasa anak menggunakan model Plastic (Problem Based Learning, Talking Stick, dan Media Flashcard).
Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan pada anak kelompok B TK Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Banjarmasin yang berjumlah 12 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan menggunakan tabel, persentase, dan grafik berdasarkan indikator keberhasilan yang telah ditetapkan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Aktivitas guru pada pertemuan 1 memperoleh skor 19 dengan kategori “Cukup Baik” dan meningkat hingga pertemuan 4 memperoleh skor 30 dengan kategori “Sangat Baik”. (2) Aktivitas anak pada pertemuan 1 memperoleh persentase klasikal 25% dengan kategori “Sebagian Kecil Anak Aktif” dan meningkat hingga pertemuan 4 mencapai 83% dengan kategori “Hampir Seluruh Anak Aktif”. (3) Kerjasama anak pada pertemuan 1 memperoleh persentase klasikal 33% dengan kategori “Sebagian Kecil Anak Bekerjasama” dan meningkat hingga pertemuan 4 mencapai 92% dengan kategori “Hampir Seluruh Anak Bekerjasama”. (4) Hasil perkembangan aspek bahasa anak pada pertemuan 1 memperoleh persentase keberhasilan 25% dan meningkat hingga pertemuan 4 mencapai 92% dengan kategori “Berkembang Sangat Baik (BSB)”.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Plastic mampu mengembangkan aktivitas guru, aktivitas anak, kerjasama anak, dan hasil perkembangan aspek bahasa anak dengan sangat baik. Disarankan kepada kepala sekolah, guru, dan peneliti selanjutnya agar dapat menggunakan model Plastic sebagai alternatif pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan kerjasama dan perkembangan bahasa anak usia dini.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI